Media Kampung – Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom pada Kamis, 24 September 2026, tercatat stabil di angka Rp 15.515 per kilogram. Kondisi ini tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya, Rabu, 23 September 2026.
Fakta Utama Harga CPO KPBN
Berdasarkan data dari KPBN, harga CPO Franco Kuala Tanjung juga ditetapkan pada level Rp 15.515 per kilogram. Sementara itu, harga CPO FOB Talang Duku dibuka pada Rp 15.226 per kilogram, dengan penawaran tertinggi mencapai Rp 15.260 per kilogram setelah terjadi withdraw. Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp 15.315 per kilogram dan penawaran tertinggi setelah withdraw mencapai Rp 15.288 per kilogram.
Pergerakan Harga di Bursa Malaysia
Di Bursa Malaysia Derivatives Exchange, kontrak CPO untuk pengiriman Desember 2026 berakhir relatif stabil pada perdagangan Kamis (24/9/2026). Penguatan harga minyak nabati pesaing di Dalian mampu mengimbangi tekanan dari penurunan harga minyak mentah dan minyak kedelai di Chicago.
Berdasarkan data Reuters, harga kontrak minyak sawit acuan naik sebesar RM 3 per ton atau sekitar 0,06 persen menjadi RM 4.771 per ton, setara dengan US$ 1.168,22 per ton. Namun, dalam empat sesi perdagangan terakhir, harga ini masih mencatat penurunan sebesar 3,4 persen.
Di pasar Dalian, harga kontrak minyak kedelai yang paling aktif diperdagangkan naik 0,39 persen, dan harga kontrak minyak sawit menguat 0,68 persen. Sebaliknya, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun tipis sebesar 0,03 persen.
Informasi Tender KPBN
Berikut adalah beberapa harga tender CPO KPBN pada Kamis, 24 September 2026 (Rp/kg, eksklusif PPN):
- Loco PKS Luwu: Rp 15.515 (withdraw), penawaran Rp 15.150
- Franco Kuala Tanjung: Rp 15.515
- FOB Talang Duku: Rp 15.265 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.260
- Franco Teluk Bayur: Rp 15.315 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.288
- Loco PKS Sei Tapung: Rp 15.276 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 14.950
- Loco PKS Kembayan: Rp 15.015 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.010
- Loco PKS Ngabang: Rp 15.140 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.135
- Loco PKS Parindu: Rp 15.125 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 15.120
- CPKO Franco Dumai: Rp 29.246 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 28.275
- Franco S.Mangkei: Rp 29.144 (withdraw), penawaran tertinggi Rp 28.025
Konteks dan Dampak
Stabilnya harga CPO di KPBN Inacom dan perdagangan yang terkendali di Bursa Malaysia memberikan sinyal positif bagi pelaku industri kelapa sawit di tengah fluktuasi pasar komoditas global. Harga minyak sawit yang stabil membantu menjaga kestabilan pendapatan petani dan pelaku usaha pengolahan minyak sawit.
Namun, penurunan harga kontrak dalam beberapa sesi terakhir di Bursa Malaysia menunjukkan adanya tekanan pasar yang perlu diwaspadai. Kondisi ini juga terkait dengan dinamika harga minyak mentah dan minyak kedelai di pasar internasional yang berpengaruh pada komoditas minyak nabati secara keseluruhan.
Informasi Tambahan
Selain harga CPO, informasi terbaru mengenai harga tandan buah segar (TBS) sawit di Sumatera Utara periode 23-29 September 2026 juga menunjukkan penurunan sebesar Rp 95,08 per kilogram untuk umur 21 tahun, dengan harga ditetapkan Rp 3.974,88 per kilogram.
Pergerakan harga ini menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kondisi pasar dan menentukan strategi produksi serta pemasaran bagi pelaku industri kelapa sawit di Indonesia.















Tinggalkan Balasan