Media Kampung – Seorang warga yang sedang mencari burung di Padukuhan Kembangputihan, Bantul, menemukan kerangka manusia di lahan kosong pada Senin, 19 Oktober. Penemuan tersebut dilaporkan kepada pihak berwajib oleh warga yang melihat sosok kerangka pada pukul 13.00 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menginformasikan bahwa petugas Polsek Pajangan bersama tim Inafis Polres Bantul segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Warga yang menemukan kerangka tersebut awalnya tertarik karena melihat banyak burung terbang di satu titik dan memutuskan untuk memeriksa lebih dekat.

Kondisi Kerangka dan Penyelidikan

Rita menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kerangka tersebut dalam kondisi rusak dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima bulan lalu. Meskipun tulang-belulang ditemukan dalam kondisi relatif lengkap, beberapa bagian tubuh masih menyisakan jaringan daging dan kulit yang telah membusuk. Pemeriksaan luar juga menunjukkan bahwa rambut korban sudah menipis.

Tim Inafis menyatakan bahwa sidik jari tidak dapat diidentifikasi karena sudah mengering. Selain itu, ditemukan satu gigi bagian atas dan satu gigi kiri bawah yang ompong. Berdasarkan bentuk panggul, korban diduga berjenis kelamin laki-laki, namun kepastian mengenai identitas dan jenis kelamin masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter forensik.

Barang yang Ditemukan di Lokasi

Di sekitar kerangka, polisi menemukan beberapa barang, termasuk kunci sepeda motor Honda, korek gas, celana pendek hitam, dan kaus hitam. Menariknya, polisi juga menerima informasi mengenai seorang warga di wilayah Watugedug, Guwosari, yang belum kembali ke rumah. Keluarga dari warga yang hilang tersebut telah melihat kerangka, tetapi belum dapat memastikan apakah penemuan itu berkaitan dengan anggota keluarga mereka yang hilang.

“Untuk sementara, identitas korban belum diketahui dan kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi,” kata Rita. Kerangka tersebut kini telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.