Media Kampung, Jakarta Pusat – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berkoordinasi dengan aplikator ojek online (ojol) dan pengelola gedung mal untuk menyediakan shelter bagi pengemudi ojol. Fasilitas ini disiapkan agar pengemudi bisa menunggu pesanan tanpa harus menggunakan area parkir gedung.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar rapat dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan asosiasi parkir untuk membahas penyediaan shelter tersebut. “Kalau memang sudah ada shelter, kan memang mereka bisa sementara di shelter tersebut, ya, dan bisa apa namanya, masuk ke gedung dan juga nggak perlu pakai parkir gitu. Tapi memang ada tempat shelter,” kata Budi saat ditemui di Bundaran HI, Jakarta Pusat.
“Kita juga sudah melakukan apa namanya, koordinasi, ya, rapat intens dengan APPBI, dengan asosiasi parkir, ya, terkait perlunya para ojol itu ada shelter, seperti itu,” ujarnya.
Menurut Budi, saat ini kebijakan parkir bagi pengemudi ojol di sejumlah gedung masih berbeda. “Ada beberapa yang memang juga menerapkan itu,” ujarnya. Menurutnya, ada pengelola yang memberikan parkir gratis, tetapi ada pula yang masih mengenakan biaya. “Mereka ada yang gratis dan ada juga yang memang masih menerapkan berbayar, seperti itu,” ujarnya.













