**Media Kampung, Manado** – Hujan lebat yang melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, telah menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor di empat kecamatan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe, Wandu C Labesi, mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Wandu, dampak dari bencana ini mengakibatkan kerusakan pada rumah warga serta infrastruktur di daerah terdampak. Berikut adalah rincian kecamatan dan lokasi yang terkena dampak:

  • Kecamatan Tabukan Selatan: Kampung Simueng, Kampung Lesabe, Kampung Lesabe 1, dan Kampung Bentung.
  • Kecamatan Tamako: Kampung Dagho, Kampung Balane, Kampung Binala, Kampung Lelipang, Kampung Kalinda, dan Kampung Pokol.
  • Kecamatan Manganitu: Kampung Barangkalang.
  • Kecamatan Manganitu Selatan: Kampung Laine.

Banjir genangan dilaporkan terjadi di Kampung Simueng dan Kampung Laine. Sementara itu, tanah longsor menghambat akses jalan di beberapa ruas, termasuk ruas jalan Lesabe Bukide dan Bowolagu. Wandu menambahkan bahwa tanah longsor juga menutup akses jalan di beberapa wilayah ini, mengancam rumah penduduk, fasilitas umum, sekolah, dan tempat ibadah.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.