Media Kampung – Liga Mahasiswa (LIMA) memperluas cakupan kegiatannya melalui peluncuran LIMA Unifest (University Festival). Program ini menjadi langkah baru LIMA untuk menghadirkan ekosistem kegiatan mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga edukasi, pengembangan diri, serta hiburan.
Mengusung tema Semua Bisa Main, LIMA Unifest dirancang untuk membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dalam berpartisipasi di berbagai kegiatan kampus. Dengan konsep tersebut, mahasiswa tidak harus berstatus atlet untuk bisa terlibat dalam aktivitas yang diselenggarakan.
Transformasi ini sekaligus memperluas pendekatan LIMA yang selama ini dikenal lewat kompetisi olahraga antarkampus. Melalui Unifest, LIMA ingin menjangkau lebih banyak mahasiswa dengan memadukan olahraga, seni, budaya, dan pengembangan keterampilan di lingkungan universitas.
LIMA Unifest Usung 3 Pilar Utama
LIMA Unifest mengusung tiga pilar utama, yakni Classroom untuk kegiatan edukasi, Arena sebagai wadah kompetisi olahraga, serta Playfest yang menghadirkan unsur hiburan. Ketiganya dikemas dalam satu rangkaian festival di lingkungan kampus.
Konsep tersebut telah diperkenalkan di Universitas Surabaya (Ubaya) pada Mei 2026. Setelah itu, LIMA Unifest berlanjut ke Budi Luhur University pada awal Oktober ini.
Pernyataan Direktur Utama LIMA
Direktur Utama LIMA, Junas Miradiarsyah, mengatakan perubahan konsep tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mengembangkan ekosistem kemahasiswaan yang lebih inklusif. Menurut Junas, pembinaan karakter, sportivitas, dan ruang berekspresi perlu tersedia bagi seluruh mahasiswa, bukan hanya mereka yang terlibat dalam kompetisi olahraga.
“LIMA Unifest hadir untuk mendukung kelengkapan ekosistem yang ada. Kami ingin memastikan bahwa pembinaan karakter, sportivitas, dan ruang ekspresi tidak hanya milik sebagian kalangan, tetapi dapat dinikmati oleh seluruh mahasiswa di rumah mereka sendiri,” ujar Junas.
Ia berharap konsep baru tersebut juga memberikan nilai tambah bagi mitra sekaligus meningkatkan keterikatan mahasiswa dengan kampus melalui kegiatan olahraga dan aktivitas lainnya. Keberhasilan penyelenggaraan di Ubaya, lanjut Junas, menjadi salah satu indikator bahwa konsep festival mahasiswa dengan partisipasi yang lebih luas mendapat sambutan positif.
LIMA Unifest Ekspansi ke Sejumlah Kampus
Setelah digelar di Ubaya dan Budi Luhur University, LIMA telah menyiapkan agenda ekspansi LIMA Unifest ke sejumlah perguruan tinggi hingga akhir 2026. Telkom University di Bandung menjadi tujuan berikutnya dengan jadwal penyelenggaraan pada 12-31 Oktober 2026. Setelah itu, festival direncanakan berlanjut ke Universitas Widyatama pada 2-6 November 2026.













