Media Kampung – 14 April 2026 | Momen Bebe si burung nuri menyelami laut Bahama pakai kapal selam mini menjadi sorotan media internasional pada 14 April 2026, saat Bebe melakukan penyelaman di perairan Samudra Atlantik menggunakan alat buatan pemiliknya, Steven Lawyer, di Kepulauan Bahama. Kejadian ini menandai pertama kalinya seekor burung nuri tercatat melakukan penyelaman di laut terbuka.

Burung nuri berwarna hijau cerah itu pertama kali dibeli oleh Lawyer pada tahun 2020 di sebuah toko hewan peliharaan di Florida, Amerika Serikat, dan sejak itu menjadi sahabat perjalanan dalam aktivitas ekstrem seperti terjun payung, bersepeda jarak jauh, hingga ski. Bebe dikenal karena kemampuannya menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan sering ikut mengamati layar ponsel pemiliknya ketika menerima panggilan telepon.

Mini‑kapal selam yang dinamai Bebosphere dirakit dari wadah plastik makanan dan tabung udara paintball, dilengkapi sistem ventilasi sederhana serta jendela akrilik untuk memberi pandangan jelas kepada burung selama penyelaman. Alat tersebut dipasang pada kerangka rangka ringan yang dapat diturunkan ke dalam air laut dengan tali penahan, memungkinkan Bebe masuk dan keluar secara mandiri.

Rekaman video Bebe menyelam di dalam Bebosphere diunggah ke Instagram pada 13 April 2026 dan dalam waktu 24 jam memperoleh lebih dari 4,4 juta tampilan, serta diputar pada segmen “The Late Show With Stephen Colbert” pada 15 April 2026. Pada program tersebut, pembawa acara menyindir penyebutan alat tersebut sebagai kapal selam, namun tetap menyoroti keunikan aksi tersebut.

Sebelum melakukan penyelaman di laut terbuka, Bebe menjalani serangkaian latihan di wastafel rumah menggunakan prototipe yang sama, tanpa menunjukkan tanda‑tanda stres seperti menyembunyikan kepala atau mengepakkan sayap secara tegang. Lawyer menegaskan, ‘Ia masuk dengan kemauannya sendiri dan tampak menikmatinya, saya yakin dia akan melakukannya lagi,’ sebagaimana dikutip dalam laporan The Washington Post.

Aksi tersebut menuai kritik dari sebagian netizen yang menilai penyelaman dapat membahayakan kesehatan burung, sementara organisasi kesejahteraan hewan menekankan pentingnya pengawasan medis dan pemantauan perilaku stres. Lawyer menolak tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa semua prosedur medis telah dilakukan dan Bebe berada dalam kondisi prima sebelum dan sesudah penyelaman.

Setelah penyelaman, Bebe kembali ke rumah di Florida pada 16 April 2026 dalam keadaan sehat, dan pemiliknya merencanakan sesi pelatihan lanjutan serta kemungkinan eksplorasi penyelaman di lokasi lain. Keberhasilan ini membuka diskusi tentang batas interaksi manusia‑hewan dalam konteks petualangan ekstrem, sekaligus menegaskan perlunya standar etika yang jelas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.