Media Kampung – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026, dengan indeks Nasdaq yang sarat saham teknologi mengalami peningkatan signifikan. Penguatan ini terjadi setelah laporan keuangan dari SpaceX dan Super Micro Computer yang menarik perhatian investor terhadap saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI).

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 360,21 poin atau 0,69 persen ke level 52.856,09, sementara S&P 500 menguat 44,60 poin atau 0,58 persen menjadi 7.757,17. Nasdaq Composite juga mencatatkan kenaikan 278,04 poin atau 1,05 persen menjadi 26.702,86.

Kinerja SpaceX dan Super Micro

Saham SpaceX (SPCX) melonjak 7,8 persen setelah perusahaan teknologi roket dan antariksa milik Elon Musk tersebut mencatatkan laba pertamanya sebagai perusahaan publik. Elon Musk juga menyatakan bahwa penggabungan SpaceX dengan Tesla (TSLA) adalah ide yang bagus, yang turut mendorong kenaikan saham Tesla.

Selain itu, saham Super Micro Computer (SMCI) mengalami lonjakan sebesar 9,6 persen, menjadikannya salah satu saham dengan kenaikan terbesar di indeks S&P 500. Perusahaan ini memproyeksikan pendapatan dan margin laba kuartal berikutnya akan melampaui perkiraan Wall Street, yang mengindikasikan bahwa permintaan untuk teknologi AI masih kuat.

Sentimen Positif di Pasar

Sentimen positif ini juga merambat ke saham Hewlett Packard Enterprise (HPE) yang naik 3,7 persen dan Dell Technologies (DELL) yang menguat 5,3 persen. Kinerja kedua perusahaan tersebut memberikan kepastian kepada investor yang sebelumnya khawatir tentang keberlanjutan belanja untuk pengembangan infrastruktur AI serta kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari investasi tersebut.

Namun, perlu dicatat bahwa pelemahan saham di sektor jasa komunikasi membatasi kenaikan indeks utama Wall Street. Sektor teknologi sebelumnya tertekan oleh aksi jual saham-saham terkait AI pada pekan lalu, dengan operator pusat data CoreWeave menjadi salah satu yang terdampak.

Analisis Pasar

Angelo Kourkafas, Strategi Global Senior dari Edward Jones, menilai bahwa kinerja SpaceX dan Super Micro membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap prospek AI. “Berita SpaceX ini meredakan sebagian kekhawatiran investor,” ungkap Kourkafas.

Di sisi lain, Marc Dizard, Chief Investment Officer Huntington Bank, berpendapat bahwa penguatan saham teknologi mencerminkan keyakinan investor bahwa tren investasi AI masih berlanjut. Indeks S&P 500 sektor teknologi informasi menguat 1,6 persen, menjadikannya sektor dengan kenaikan terbesar di antara 11 sektor utama S&P 500.