Media Kampung – CILEGON – Sebanyak enam penumpang KMP Batumandi mengalami luka dan gangguan kesehatan akibat peristiwa kebakaran kapal. Mereka mengalami shock berat hingga sesak napas. Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, saat konferensi pers terkait insiden tersebut.
Menurut Heru, saat kebakaran, KMP Batumandi memuat 420 penumpang dan 89 kendaraan. Ia menyatakan bahwa seluruh penumpang berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa. “Alhamdulillah, seluruh penumpang dapat dievakuasi dan sebagian sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Kami fasilitasi. Ada beberapa kapal yang dikerahkan untuk membantu pemadaman,” ujarnya.
Disinggung mengenai penyebab kebakaran, Heru mengaku pihaknya belum dapat memberikan keterangan definitif, karena masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang. “Saat ini kami masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) maupun kepolisian mengenai penyebab terjadinya insiden. Jika ada yang mengatakan dari buritan, dek, dan lain-lain, kami tidak berani menjawab. Bukan kewenangan kami untuk memastikan sumbernya dari mana,” tambahnya.
Saat ini, pihak PT ASDP tengah berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk mendata terkait besaran kerugian yang akan ditanggung. “Kondisi kapal sudah berhasil dipadamkan. Bagi para penumpang yang sudah kami data dan verifikasi, yang sudah bisa pulang kami antarkan ke rumah masing-masing dengan kendaraan yang kita siapkan. Yang menginap juga sudah kami siapkan,” tutup Heru.













