Media Kampung – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menjelaskan strategi yang sederhana untuk meredam pergerakan Lamine Yamal menjelang duel Liga Champions melawan Barcelona. Pertandingan akan berlangsung di Parc des Princess pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB.

Strategi Penguasaan Bola

Enrique menegaskan bahwa kunci untuk menghentikan Yamal tidak terletak pada penempelan yang ketat, melainkan pada penguasaan bola. “Ini sangat sederhana, kami tidak boleh membiarkannya mendapatkan bola, karena jika dia memegangnya, dia adalah sebuah ancaman,” ujarnya dalam acara Bein Sports.

Fokus Tim

Pelatih asal Spanyol itu menekankan pendekatan tim dalam menghadapi Yamal. Ia percaya bahwa yang terpenting adalah memutus alur bola ke arah pemain muda tersebut, bukan hanya menunggu saat Yamal menguasai bola di area berbahaya. “Cara terbaik untuk bertahan melawan Lamine adalah dengan memastikan Barcelona tidak menguasai bola,” tegas Enrique.

Ancaman dari Pemain Lain

Selain Yamal, Enrique juga mengingatkan bahwa ancaman dari Barcelona tidak hanya berasal dari satu pemain. Ia menyebutkan nama-nama seperti Raphinha, Pedri, Anthony Gordon, hingga Rodri sebagai ancaman yang patut diwaspadai.

Perbandingan dengan Lionel Messi

Enrique juga menolak untuk membandingkan Yamal dengan Lionel Messi. Ia meminta publik untuk tidak memberikan beban perbandingan tersebut kepada talenta muda yang sedang berkembang. “Lamine Yamal ingin menjadi Lamine Yamal. Kita tidak bisa membandingkannya dengan Messi atau siapa pun. Dia sangat cerdas dan harus terus menjadi dirinya sendiri,” tambahnya.