Media Kampung – Manajer Manchester United Erik ten Hag baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya terkait janji yang dilanggar oleh manajemen klub serta ketegangan yang terjadi antara dirinya dan Cristiano Ronaldo. Dalam wawancara yang dilansir dari laporan The Athletic melalui Sky Sports, Ten Hag menjelaskan berbagai dinamika internal dan tantangan yang ia hadapi selama dua setengah tahun menjabat di Old Trafford.

Janji Manajemen dan Penjualan McTominay

Ten Hag merasa pihak manajemen telah melanggar kesepakatan transfer yang telah dibicarakan, termasuk keputusan untuk menjual Scott McTominay ke Napoli. Dalam pertemuan yang diadakan di Ibiza setelah kemenangan di final FA Cup melawan Manchester City, manajemen klub berjanji akan memberikan komitmen penuh dan komunikasi yang sejalan. Namun, penjualan McTominay menjadi titik balik kekecewaannya, karena Ten Hag sudah menegaskan bahwa ia tidak ingin kehilangan gelandang tersebut.

Perselisihan dengan Cristiano Ronaldo

Masalah disiplin juga menjadi tantangan besar bagi Ten Hag, terutama terkait dengan hubungannya dengan Cristiano Ronaldo. Ten Hag menyatakan bahwa Ronaldo mengecewakan tim karena tidak mempersiapkan fisiknya dengan baik dan sering melewatkan sesi latihan penting. Ia juga mengklaim Ronaldo sempat menyuruh pemain lain untuk menghemat tenaga saat latihan, yang menunjukkan adanya ketidakpuasan di ruang ganti.

Kegagalan Merekrut Pemain Kunci

Selain konflik internal, Ten Hag juga mengungkapkan rasa frustrasinya karena klub gagal mendatangkan target utama di posisi penyerang tengah. Ia secara khusus menginginkan Harry Kane sebagai tambahan kekuatan tim, namun manajemen menolak opsi tersebut karena alasan finansial dan lebih memilih mendatangkan sejumlah pemain muda.