Media Kampung – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf menegaskan partainya menolak gerakan LGBTQ. Dalam pidato politiknya pada Bimteknas PKS 2026 di Jakarta Barat, Muzzammil meminta kader PKS untuk memperjuangkan regulasi yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan LGBTQ.
“Tidak ada tempat pembenaran LGBTQ dalam pandangan seluruh agama,” ujar Muzzammil. Ia menyatakan bahwa PKS akan melawan apa yang disebutnya sebagai propaganda dan penyimpangan dari nilai-nilai agama.
Regulasi dan Penguatan Keluarga
Muzzammil juga menekankan bahwa penanganan masalah LGBTQ harus dilakukan melalui penguatan fungsi keluarga serta regulasi yang tegas dari negara. “Benteng utama menghadapi penyimpangan LGBTQ bukanlah kemarahan atau kebencian, melainkan penguatan fungsi keluarga dan pendampingan bagi para korban,” tambahnya.
Dukungan terhadap Pemberantasan Narkoba
Di sisi lain, Muzzammil juga menyoroti ancaman narkoba terhadap generasi muda. Ia mengutip data Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mencatat lebih dari 9.000 kawasan rawan narkotika di Indonesia. Muzzammil menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi Kapolri yang meminta pemetaan kampung narkoba dan penindakan terhadap bandar narkoba di seluruh wilayah Indonesia.
“PKS mendukung penuh instruksi Kapolri kepada seluruh Polda untuk memetakan dan menindak tegas kampung-kampung narkoba serta para bandar narkoba yang beroperasi di seluruh Indonesia,” ucapnya. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.












