Media Kampung – Pandeglang – Seorang bayi laki-laki ditemukan terbungkus kantong plastik merah di pesisir Pantai Bunda, Kampung Neglasari, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu sore, 18 Oktober 2026. Penemuan ini terjadi setelah seorang warga mendengar suara tangisan yang awalnya dikira berasal dari anak kucing.
Kanit Samapta Polsek Panimbang, Aiptu Enas Nasrudin, membenarkan penemuan bayi tersebut. Polisi menerima laporan dari warga sekitar pukul 17.15 WIB. “Kami menerima laporan dari masyarakat di Kampung Neglasari, Kecamatan Panimbang, adanya bayi di dalam kantong kresek warna merah yang ditemukan warga,” ujar Enas pada Senin, 19 Oktober 2026.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Panimbang segera mendatangi lokasi penemuan. Namun, saat mereka tiba, bayi tersebut sudah dibawa warga ke Puskesmas Panimbang. “Ternyata setelah sampai di sana, bayi itu sudah dibawa oleh masyarakat ke Puskesmas Panimbang,” tambah Enas.
Polisi kemudian mengunjungi puskesmas untuk memastikan keberadaan bayi tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan, bayi itu memang telah dirawat di puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. “Setelah kami cek, benar bayi tersebut sudah berada di puskesmas untuk ditangani dan diperiksa kesehatannya,” jelas Enas.
Bidan Puskesmas Panimbang, Deti Suprapti, menyatakan bahwa kondisi bayi tersebut terpantau sehat berdasarkan pemeriksaan awal. Bayi itu diduga baru dilahirkan karena tali pusarnya masih menempel dan kondisi ari-arinya masih terlihat segar. “Sepertinya belum lama, ya, karena keadaan ari-arinya masih segar dan masih bagus. Ari-arinya juga masih menempel di perutnya,” kata Deti.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, bayi tersebut memiliki berat badan sekitar 1,85 kilogram dan panjang tubuh 42 sentimeter. Bayi itu telah dikenakan pakaian dan diberikan susu. “Kalau dilihat dari berat badannya, 1 kilo 85 ons. Sepertinya belum cukup bulan lahirnya, ya,” ujarnya.
Penemuan bayi tersebut mengundang keprihatinan warga sekitar. Seorang warga bernama Ela mengaku sedih mengetahui ada bayi yang ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik. “Saya merasa miris melihatnya. Saya juga sudah berumah tangga sejak 2010 sampai sekarang belum dikaruniai anak,” ungkap Ela. Ia bahkan menyatakan ingin mengasuh bayi tersebut, karena percaya bahwa bayi yang baru dilahirkan seharusnya mendapatkan perawatan dan perlindungan yang layak.
Hingga kini, identitas orang tua bayi tersebut belum diketahui. Dugaan bahwa bayi sengaja dibuang masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.












