Media Kampung – Seorang ayah bernama Selaras Abdul Wahid (53) mengalami kehilangan yang mendalam setelah putra bungsunya, Z (10), penyandang Down syndrome, ditemukan meninggal di teras rumah mereka di Rungkut, Surabaya, pada Sabtu (17/10). Z diduga menjadi korban perundungan oleh dua anak tetangganya yang berinisial F (8) dan K (11).

Selaras menceritakan, pada pagi hari itu, sekitar pukul 07.30 WIB, istrinya, Nurul Fadilah, pergi ke pasar untuk berjualan susu sari kedelai. Sebelum berangkat, Selaras yang baru saja menjalani operasi kencing batu sebulan sebelumnya memberi tahu istrinya bahwa dirinya merasa tidak enak badan dan tertidur setelah meminum obat jantung dan pereda nyeri.

Selama Selaras tidur, Z ditaruh di atas kursi roda di teras. Ketika Nurul kembali dari pasar sekitar pukul 09.20 WIB, ia histeris melihat kondisi Z, yang sudah tidak bernyawa dan memiliki jeratan tali sepatu di lehernya.

“Istri saya datang teriak-teriak, ‘Bi, anake wis biru’. Saya kaget dan langsung bergegas ke depan rumah, ternyata anak saya sudah biru dan lehernya terjerat tali sepatu,” ungkap Selaras.

Z segera dilarikan ke Rumah Sakit Eka Chandra Rini, tetapi nyawanya tidak tertolong. Karena kematian Z yang mencurigakan, polisi segera melakukan penyelidikan dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Menurut Selaras, rekaman CCTV menunjukkan dua anak tersebut datang ke rumahnya pada pukul 08.15 WIB dan keluar pada pukul 08.32 WIB. Salah satu dari mereka kembali masuk ke area rumah sekitar pukul 08.37 WIB selama sepuluh menit sebelum pergi.

“Anak saya itu sudah dijejali sabun colek dan ditaburi daun lamtoro. Sebelumnya, seminggu sebelum kejadian ini, saya juga sempat melihat tali tambang terkalung di leher anak saya,” lanjutnya.

Selaras berharap keadilan bagi Z dan ingin kedua anak pelaku dibina oleh lembaga negara agar mereka menjadi manusia yang bermanfaat. “Saya tidak ingin anak itu dihukum, saya ingin mereka mendapatkan pembinaan yang serius,” katanya.

Kasus ini kini ditangani oleh Polrestabes Surabaya dan sedang dalam proses autopsi untuk menemukan penyebab pasti kematian Z.