Media Kampung – BNN bersama Bareskrim Polri merazia kelab malam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Minggu (18/10/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan cartridge vape yang diduga berisi cairan etomidate dan mendapati beberapa pengunjung positif mengkonsumsi zat tersebut.

Tim penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan BNN RI tiba di lokasi sekitar pukul 00.35 WIB untuk melakukan pemeriksaan. Petugas memeriksa pengunjung di lantai bawah sebelum melanjutkan pemeriksaan ke sejumlah ruangan di lantai atas.

Pemeriksaan di Club 21

Pemeriksaan berlanjut di Club 21 yang berada di kawasan PIK. Selama razia, petugas menemukan lima orang di lantai tiga, tepatnya di Room Safir, yang terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Saat memeriksa ruangan tersebut, polisi menemukan cartridge yang diduga berisi etomidate dan langsung melakukan tes urine terhadap kelima pengunjung. Hasil tes menunjukkan bahwa mereka positif menggunakan zat tersebut.

Pelaksanaan Razia

Penggerebekan ini dipimpin oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Parluhutan Siagian bersama Plt Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi. Dalam operasi ini, sebanyak 462 personel gabungan dikerahkan, yang terdiri dari 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, serta 160 personel BNN.

“Kami mohon kiranya bapak-bapak, ibu-ibu, tolong bantu kami untuk mempercepat pengecekan. Supaya rekan-rekan semua bisa melanjutkan kembali kegiatan,” ucap salah satu petugas saat meminta kerjasama dari pengunjung di lokasi.