Media Kampung, Lombok – Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit membawa dampak signifikan terhadap ekonomi Lombok. Selain menjadi ajang adu cepat para pembalap dunia, perhelatan ini juga mampu menggerakkan berbagai lini usaha di daerah tersebut.

Okupansi hotel di Lombok meningkat pesat selama berlangsungnya event ini. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, menyatakan bahwa hampir semua hotel bintang 3 ke atas penuh selama ajang ini berlangsung. “Setiap ada perhelatan, MotoGP itu hampir semua hotel itu penuh. Terutama hotel yang bintang 3 ke atas,” ungkapnya.

Peningkatan Penjualan Produk Lokal

Dampak positif juga dirasakan di sentra tenun yang dikelola oleh kelompok binaan Pertamina, Mina Tenun. Koordinator Mina Tenun, Ama Heru, mengungkapkan bahwa penjualan produk tenun meningkat hingga 70-80 persen. Sebelumnya, penjualan mereka hanya berkisar antara Rp 2 hingga Rp 10 juta per bulan, namun kini mengalami lonjakan signifikan.

“Dampaknya terhadap MotoGP sangat membahagiakan sekali. Sebelum ini kan tamu agak sepi sekali setelah ada event MotoGP. Jadi tamu-tamu banyak yang berdatangan ke sini,” kata Heru.

Inovasi dalam Produksi Tenun

Mina Tenun juga melakukan inovasi dengan memanfaatkan sampah plastik untuk dijadikan bahan baku tenun. Anggota kelompok, Sri Hartini, menjelaskan bahwa mereka mengolah sampah plastik menjadi berbagai produk seperti dompet dan taplak meja. Selain itu, mereka juga menggunakan teknologi yang mengubah gerakan alat tenun menjadi energi listrik.

Kontribusi Pertamina

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa Pertamina berupaya memaksimalkan manfaat dari ajang ini untuk masyarakat lokal. “Kita juga terus melakukan pembinaan atau koordinasi dengan pemerintah daerah agar meningkatkan bisnis-bisnis UMKM lainnya,” ujarnya. Pertamina juga melibatkan masyarakat lokal sebagai marshall dalam ajang ini, dengan lebih dari 9.000 orang terlibat.

Peningkatan Pasokan Merchandise

Dalam hal penjualan merchandise, Pertamina menyiapkan 15 ribu pieces merchandise resmi berlisensi Dorna, yang meningkat tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Penjualan merchandise ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, mencerminkan antusiasme pengunjung terhadap event tersebut.

Dengan adanya event MotoGP 2026, Lombok tidak hanya menjadi tempat ajang balap internasional, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga produk lokal.