Media Kampung, Jakarta Pusat – Kawasan pejalan kaki di sekitar IRTI Monumen Nasional (Monas) mengeluhkan kondisi trotoar yang dinilai jauh dari kata nyaman. Berdasarkan pantauan pada Minggu, 11 Oktober 2026, fasilitas publik di area tersebut dinilai kurang bersih akibat tebaran aroma tidak sedap, kesan lingkungan yang kumuh, hingga maraknya deretan sepeda motor yang parkir sembarangan.
Persoalan bau menyengat ini tercium cukup tajam di sepanjang jalur pedestrian yang menghubungkan area Monas dengan kompleks Balai Kota DKI Jakarta. Keadaan tersebut jelas merusak kenyamanan masyarakat maupun wisatawan lokal yang tengah melintas atau memanfaatkan akhir pekan untuk beraktivitas di ruang terbuka.
Selain gangguan aroma, hak para pejalan kaki makin terenggut akibat maraknya kendaraan roda dua yang mengambil alih fungsi trotoar sebagai tempat parkir liar. Keberadaan barisan sepeda motor ini tak hanya mempersempit ruang gerak pedestrian, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga yang melintas.
Kondisi memprihatinkan di pusat ibu kota ini mendadak jadi sorotan publik usai viral di media sosial. Salah seorang penggiat media sosial melalui akun Instagram ijoeel sebelumnya mengunggah keluhan terkait kebersihan dan bau tak sedap di kawasan IRTI Monas, yang kemudian memicu respons keras dari warganet.
Sebagai salah satu pusat kegiatan pemerintahan, keberadaan trotoar yang bersih dan ramah pejalan kaki sudah sepatutnya menjadi prioritas. Penataan kawasan pedestrian yang terawat tak sekadar mendukung mobilitas harian warga, melainkan juga menjaga citra serta kualitas ruang publik di ibu kota.














