Media Kampung, Kota Semarang – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengajak ribuan ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RTRW) se-Kota Semarang untuk menjadi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Ajakan tersebut disampaikan dalam acara yang bertajuk ‘Data Akurat, Sasaran Tepat Penguatan Penjangkauan Sekolah Rakyat dan Perlindungan Sosial’ di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kota Semarang pada 11 Oktober 2026.
Gus Ipul menyampaikan harapannya agar para ketua RTRW dapat membantu masyarakat dalam proses registrasi ulang dan memutakhirkan data perlindungan sosial secara digital. Sebanyak 1.356 peserta yang terdiri dari Camat, Lurah, dan Ketua RTRW secara serentak mengucapkan ikrar komitmen untuk menjadi Agen Perlinsos yang dipimpin oleh Gus Ipul.
“Saya RTRW Se-Kota Semarang, bertekad untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan sosial lewat upaya untuk menjadi Agen Perlinsos dan memasukkan data keluarga yang memerlukan perlindungan sosial,” ungkap para Ketua RTRW serentak.
Kegiatan ini semakin semarak dengan penampilan dari siswa SRT 1 Kota Semarang yang menunjukkan tari tradisional, pidato tiga bahasa, paduan suara, dan puisi. Dalam arahannya, Gus Ipul menjelaskan bahwa ketua RTRW merupakan ujung tombak dalam menghadirkan data akurat, mengingat mereka adalah unit yang paling dekat dengan masyarakat.
“Saya datang ke sini untuk saling memperkuat dan bekerja sama. Yang paling tahu tentang warga adalah para RTRW,” ujar Gus Ipul. Dia menjelaskan bahwa pemerintah, di bawah Presiden Prabowo Subianto, terus berupaya melakukan konsolidasi data dengan pemutakhiran, mengingat data bersifat dinamis.
Gus Ipul juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam proses pemutakhiran data bantuan sosial. Masyarakat dapat mengajukan diri untuk menerima bantuan sosial, dan sistem yang ada akan menentukan kelayakannya. Dia mengingatkan bahwa tidak semua orang dapat mengakses sistem digital, baik karena tidak memiliki smartphone ataupun kurang literasi digital. Oleh karena itu, keberadaan Agen Perlinsos sangat dibutuhkan.
“Menjadi Agen Perlinsos adalah kesediaan menjadi relawan untuk membantu orang lain, dimulai dari orang-orang terdekat seperti tetangga yang membutuhkan,” tuturnya. Gus Ipul mengajak semua ketua RTRW untuk terlibat dalam ‘Gerakan Nasional Peduli Tetangga’ dengan cara memasukkan seluruh warganya dalam sistem digital.
Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, menyampaikan bahwa hingga saat ini telah ada 4.041 Agen Perlinsos di Kota Semarang, dan sebanyak 8.675 keluarga telah dibantu didaftarkan oleh Agen Perlinsos. Capaian ini menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan layanan.
“Kita perlu memastikan data warga semakin akurat, proses pendampingan semakin mudah, dan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai akses bantuan sosial,” kata Handi. Dia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan langkah nyata dalam meningkatkan ketepatan sasaran perlindungan sosial di Kota Semarang.
“Semoga kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus tumbuh demi terwujudnya kesejahteraan yang semakin merata,” pungkas Handi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo dan pejabat terkait lainnya.














