Di Málaga, praktik estetika ilegal yang dilakukan oleh individu tanpa kualifikasi medis semakin marak. Dikenal sebagai “golondrinas” atau “burung layang-layang” dalam bahasa Spanyol, mereka menawarkan perawatan kecantikan seperti injeksi botox dan filler di lokasi-lokasi tidak resmi seperti apartemen, garasi, atau bahkan hotel. Hal ini menimbulkan risiko serius bagi kesehatan publik, termasuk kemungkinan infeksi dan komplikasi yang bisa berujung pada kematian.
Menurut Asosiasi Kedokteran Estetika Málaga (Medesma), ada peningkatan signifikan dalam penggunaan produk-produk estetika ilegal di sepanjang Costa del Sol. Mereka sering kali mengiklankan layanan mereka melalui media sosial dengan harga yang sangat rendah untuk menarik klien. Penjadwalan janji dilakukan dengan sangat mendadak, seringkali hanya satu jam sebelum perawatan, sehingga sulit untuk menelusuri mereka setelah perawatan dilakukan.
Polisi telah melakukan beberapa operasi untuk menindak praktik ini, termasuk penyelidikan terhadap 24 klinik dan tempat yang diduga terlibat dalam jaringan distribusi produk estetika ilegal, terutama dari Korea Selatan. Medesma kini terlibat dalam beberapa kasus hukum yang berkaitan dengan intrusisme dan malpraxis, yang memerlukan biaya hingga €8.000 per kasus.
Contoh nyata dari bahaya ini termasuk seorang pasien yang mengalami abses setelah mendapatkan perawatan di sebuah garasi, di mana perawatan dilakukan dengan alat yang tidak steril dan produk yang tidak sesuai. Dalam kasus lain, seorang wanita mengalami kelumpuhan wajah setelah mendapatkan injeksi botox dari seorang perawat yang tidak berlisensi, yang mengklaim sebagai dokter.
Para ahli menyarankan agar masyarakat lebih berhati-hati dan selalu memeriksa nomor registrasi profesional dari penyedia layanan estetika sebelum menjalani perawatan. Kesadaran akan risiko ini sangat penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan di masa depan.













