Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia, sebuah momentum penting untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental di masyarakat. Sejak diinisiasi oleh Federasi Dunia untuk Kesehatan Mental pada tahun 1992, peringatan ini bertujuan untuk menghapus stigma negatif yang melekat pada individu dengan gangguan mental serta memperjuangkan akses layanan kesehatan mental yang setara bagi semua orang.
Peringatan ini tidak hanya fokus pada kesehatan mental, tetapi juga beriringan dengan berbagai kampanye sosial lainnya, seperti Hari Inklusi Sedunia, yang mengedepankan pentingnya kesetaraan dan penerimaan terhadap semua individu tanpa memandang latar belakang. Selain itu, Hari Tunawisma Sedunia juga disoroti dalam konteks ini, menekankan pentingnya akses terhadap tempat tinggal yang layak sebagai bagian dari hak asasi manusia.
Di Indonesia, data menunjukkan bahwa kesehatan mental di kalangan remaja menjadi isu yang mendesak. National Adolescent Mental Health Survey mengungkapkan bahwa sekitar satu dari tiga remaja mengalami masalah kesehatan mental dalam periode tertentu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menciptakan lingkungan yang mendukung, di mana individu merasa aman untuk berbagi dan mendapatkan bantuan.
Perayaan Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti olahraga bersama dan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan fisik dan mental mereka. Seperti yang disampaikan oleh Ketua IJTI Korda Malang Raya, Hilda Daningtyas, kesehatan mental harus mendapat perhatian yang sama dengan kesehatan fisik karena keduanya saling berkaitan dengan kualitas hidup.
Melalui berbagai kegiatan dan kampanye, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dapat meningkat, mendorong tindakan kolektif untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan suportif bagi semua individu. Hari Kesehatan Mental Sedunia bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga panggilan untuk bertindak demi kesehatan mental yang lebih baik.













