Media Kampung – Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan PHPU yang diajukan Denny Indrayana dan kawan-kawan. Pernyataan tersebut disampaikan saat Jokowi berada di kediamannya di Solo, Kamis (8/10).
“Kita menghormati keputusan MK, serta tahapan-tahapan yang ada termasuk dalamnya pertimbangan hukum yang diberikan. Terpenting kita semua hormati dari konstitusi yang dimiliki,” kata Jokowi.
Jokowi juga menanggapi soal ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menekankan bahwa sistem pendidikan tiap negara berbeda dan menegaskan bahwa Gibran telah menyelesaikan pendidikan sarjana. “Paling penting Wapres Gibran Rakabuming Raka sudah selesaikan sarjana. Kalau sudah S1 sudah melewati tahapan sebelumnya,” ujarnya.
Menanggapi rencana pemakzulan Gibran lewat DPR/MPR, Jokowi meminta semua pihak untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang ada. “Di negara kita, ada mekanisme demokrasi yang harus kita lalui. Jadi ya silakan ikuti mekanisme demokrasi yang tersedia dan sesuai konstitusi dan aturan hukum yang ada,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai pencalonan Gibran di 2029, Jokowi enggan memberikan jawaban spesifik. “Masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyat lah semuanya,” pungkasnya.
Perubahan nada Jokowi terkait Prabowo-Gibran dua periode juga terlihat dibandingkan dengan pernyataannya pada awal tahun. Sebelumnya, pada 30 Januari 2026, ia menyatakan dukungannya secara lugas. “Kan sudah saya sampaikan, Prabowo-Gibran dua periode,” kata Jokowi. Namun kini, ia lebih berhati-hati dalam memberikan tanggapan.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan bahwa posisi partainya tidak berubah. “Ya, sejak tahun akhir 2024, standing position Golkar kan jelas. Bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo,” ujarnya.
Golkar juga mempertimbangkan peluang Gibran untuk berpasangan kembali dengan Prabowo, tergantung pada kinerja pemerintahan. “Ya, patut dipertimbangkan untuk kemudian direkomendasikan berpasangan lagi,” tambah Doli.














