Media Kampung – Kelompok musik Ungu akan menggelar konser tunggal perdana di Indonesia bertajuk “Antam Presents Ungu Waktu yang Dinanti-The Final Chapter” pada 30 Oktober mendatang di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Konser ini menjadi bagian dari perayaan 30 tahun berkarya mereka di industri musik tanah air.
Pasha, sang vokalis, menyatakan bahwa konser ini adalah tantangan tersendiri bagi mereka, terutama setelah sukses menggelar konser di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, dan Hong Kong. “Kami justru lebih merasa tertantang di konser 30 tahun ini, di konser tiga dekade di Indonesia. Konser ini yang paling dinantikan oleh Cliquers di seantero Nusantara,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta.
Dalam perayaan konser ini, Ungu telah menyiapkan sekitar 30 lagu dari 15 album yang telah mereka rilis selama 30 tahun. Enda, gitaris Ungu, menambahkan bahwa fokus utama dalam konser ini adalah untuk menciptakan momen bernyanyi bersama para penggemar, atau yang mereka sebut Cliquers, dari awal hingga akhir konser. “Intinya bahwa semua yang datang insya Allah akan hafal dari lagu pertama sampai lagu ke-30, sing along semuanya. Tidak ada konsep yang begitu spektakuler daripada keluar bertanya ‘Ada lagu yang enggak tahu, enggak’. Semua lagu yang aku datang nonton konser Ungu, aku hafal semuanya. Itu cita-cita kita,” kata Enda.
Selain membawakan sekitar 30 lagu, Ungu juga akan menampilkan penampilan kolaborasi lintas generasi dengan beberapa penyanyi terkenal seperti Rossa, Lesti Kejora, Andien, Zara Leola, hingga Kiesha Alvaro. Konser ini diharapkan dapat menjadi pengalaman yang mengesankan bagi semua yang hadir.
“Sudah banyak masuk ke kami, dari Aceh sampai Papua itu sudah siap-siap untuk hadir. Ada yang lewat laut, ada yang mau naik bus, naik motor. Cukup mengharukan, sehingga sangat wajar kalau kami betul-betul mempersiapkan diri,” lanjut Pasha.













