Media Kampung, Bandung – Kota Baru Parahyangan (KBP) dan The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 menghadirkan salah satu panggung paling istimewa dalam penyelenggaraan festival tahun ini. Mengusung semangat untuk mempertemukan kreativitas, budaya, dan komunitas, Kota Baru Parahyangan Stage menjadi ruang bagi sejumlah pertunjukan eksklusif yang menampilkan spektrum musik Indonesia dari berbagai generasi dan warna musikal.

Selama dua hari penyelenggaraan, panggung yang berlokasi di Suagi Ballroom The Papandayan Hotel Bandung ini menghadirkan deretan musisi terkemuka, mulai dari legenda, inovator, hingga generasi baru yang tengah mewarnai industri musik nasional. Seluruh program dikurasi untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperlihatkan bagaimana musik terus berkembang melalui dialog antar generasi, genre, dan pendekatan artistik.

A Night of Frank Sinatra

Salah satu pertunjukan yang menjadi sorotan utama adalah “A Night of Frank Sinatra”, sebuah penghormatan kepada salah satu ikon terbesar musik dunia yang dipimpin oleh Dwiki Dharmawan bersama Dira Sugandi, Dirly Dave, dan Bandung Jazz Orchestra. Melalui format big band yang megah, para musisi menghadirkan interpretasi segar atas karya-karya klasik Frank Sinatra sekaligus menunjukkan bagaimana warisan musik lintas zaman dapat terus hidup dan relevan bagi generasi masa kini.

Diskoria feat. Andien

Nuansa berbeda hadir melalui penampilan Diskoria feat. Andien, yang mempertemukan estetika disko modern dengan karakter vokal elegan salah satu penyanyi terbaik Indonesia. Kolaborasi ini menghadirkan energi yang hangat dan penuh nostalgia, sekaligus memperlihatkan bagaimana musik populer Indonesia dapat terus berevolusi tanpa kehilangan identitasnya.

Freedom Jazz Society feat. Rinni

Sementara itu, Freedom Jazz Society feat. Rinni menjadi salah satu program paling eksklusif yang dihadirkan tahun ini. Formasi yang terdiri dari Greybox, Jevin Julian, Kenny Gabriel, dan Winky Wiryawan bersama Rinni tersebut dibentuk secara khusus untuk tampil di The Papandayan Jazz Fest 2026. Menggabungkan elemen jazz, elektronik, soul, dan groove modern, proyek ini menjadi penampilan perdana mereka dalam format tersebut dan belum pernah dipresentasikan di festival maupun panggung musik lainnya.

Figur Perempuan di Musik Indonesia

Kota Baru Parahyangan Stage juga menghadirkan dua figur perempuan dari generasi berbeda yang sama-sama memiliki pengaruh besar dalam industri musik Indonesia. Ruth Sahanaya, salah satu diva terbesar Indonesia, tampil memukau dengan kualitas vokal dan musikalitas yang telah teruji selama lebih dari tiga dekade. Sementara itu, Mahalini menghadirkan energi generasi baru dengan kemampuan vokal yang kuat serta deretan lagu yang menarik perhatian.