Media Kampung – Keputusan komisi independen yang menyatakan Manchester City bersalah atas pelanggaran aturan finansial Premier League terus menuai respons dari berbagai pihak. Mantan kapten The Citizens, Kyle Walker, memberikan pandangannya terkait situasi tersebut.
Bek kanan yang kini membela Burnley ini menghabiskan delapan tahun kariernya di Etihad Stadium sejak 2017 hingga 2025. Selama periode tersebut, ia sukses mengoleksi gelar Liga Champions serta 12 trofi domestik utama bersama klub.
Berbicara kepada talkSPORT, Walker mengakui situasi ini tidak terlihat baik, namun ia enggan berkomentar terlalu jauh mengenai aspek hukum. “Jelas ini tidak terlihat bagus. Saya tahu ini sedang dalam tahap banding, jadi bagi saya untuk mulai mengomentari tindakan hukum dan segalanya, mungkin tidak akan adil bagi diri saya sendiri atau siapa pun yang terlibat,” kata Walker.
Meski demikian, Walker menegaskan bahwa vonis tersebut tidak akan pernah bisa menghapus kenangan dan momen kejayaan yang telah diukir para pemain di lapangan. “Namun, di tingkat pribadi, saya bisa katakan para pemain telah menghabiskan bertahun-tahun merayakan banyak trofi dan hal-hal seperti itu, dan itu adalah sesuatu yang, apa pun yang terjadi, tidak bisa mereka ambil dari kami karena kami telah mengalami malam-malam itu,” tambah Walker.
Walker memilih untuk bersikap pasrah dan menunggu hasil dari proses hukum yang sedang berjalan. “Jadi, apa pun yang terjadi, terjadilah, dan sekarang semua tergantung pada proses banding dan apa yang terjadi dari sana,” tuturnya.
Walker juga mengakui topik ini cukup sensitif untuk dibicarakan, karena seluruh elemen tim berusaha meraih kemenangan secara jujur. “Ini adalah sesuatu yang mungkin tidak ingin kami bicarakan karena kami ingin dipandang memenangi trofi-trofi tersebut dengan cara yang benar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh trofi diraih lewat kerja keras luar biasa yang juga melibatkan pengorbanan besar dari para suporter. “Sangat sulit karena kami telah bekerja sangat keras untuk itu, dan bukan hanya kami, saya juga melihat para pendukung. Saya melihat para pendukung yang bepergian ke seluruh negeri, bepergian ke luar negeri ke Istanbul saat kami memenangi treble dan hal-hal seperti itu, dan mereka juga layak mendapatkan malam itu,” tegasnya.
Komisi independen sebelumnya menyimpulkan, lebih dari 830 juta poundsterling dana pemilik digunakan untuk merekayasa pendapatan, melalui serangkaian kesepakatan palsu dari musim 2009-2010 hingga 2017-2018.














