Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto dalam penyerahan hasil denda dan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap VIII dari Kejaksaan Agung kepada negara, Selasa (6102026). Prabowo mengultimatum jajarannya untuk ‘membersihkan diri’ dari perilaku korup. Ia menyatakan akan mengampuni mereka yang menyadari kesalahan mereka. Hal ini disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan uang Rp 13,2 triliun dan lahan seluas 259 ribu hektare yang merupakan hasil kerja Satgas PKH di Kejaksaan Agung, Jakarta.
“Saya sangat bangga sekarang saya katakan, dengan contoh yang dirintis oleh Satgas PKH, lembaga-lembaga lain ikut, perusahaan-perusahaan negara sudah mulai membersihkan diri, ya, yang tidak mau membersihkan diri, tunggu waktunya saja,” kata Prabowo.
Prabowo juga mengimbau kepada para anak buahnya untuk membuat pengakuan dosa. “Karena kita tidak akan berhenti, kita tidak akan ragu-ragu. Lebih baik saudara bersihkan diri, tertibkan diri, pengakuan dosa, cepat-cepat lapor,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa mereka yang mengaku dan mengembalikan hasil korupsi dapat menjadi justice collaborator. “Ya kan ‘Pak, saya minta maaf, kemarin-kemarin saya khilaf ya, saya tidak kuat iman, tapi saya sadar, ini saya kembalikan hasil yang saya korupsi’. Kalau begitu, semua unsur termasuk hakim pun, ya kan, ada dalam keputusan hakim ada kan, hal-hal yang meringankan. Bahwa dia sudah sadar, dia kerja sama, dia menjadi justice collaborator, dia kembalikan sebagian uang yang dikorupsi demi cinta dia kepada bangsa dan negara Indonesia. Dan dia bersedia menunjukkan yang lain-lain,” paparnya.













