Media Kampung, Buleleng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, telah mengusulkan sebanyak 400 formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencakup tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga fungsional lainnya. Usulan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah tersebut.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menjelaskan bahwa jumlah formasi ASN yang akan disetujui tergantung pada alokasi dari pemerintah pusat. Pemkab Buleleng berharap bahwa usulan ini dapat dipenuhi sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan. “Kita sudah mengusulkan 400 ASN. Nanti tergantung dari pemerintah pusat, berapa kita diberikan alokasi,” ungkap Sutjidra pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Usulan formasi ASN ini tidak hanya terfokus pada satu sektor. Pemkab Buleleng memprioritaskan penambahan tenaga kesehatan dan pendidikan yang sangat dibutuhkan, terutama dalam konteks pengawasan di sektor pendidikan. Dengan sembilan kecamatan dan 534 sekolah yang ada, kebutuhan akan pengawas sekolah menjadi sangat mendesak. Sutjidra menjelaskan, “Kita sangat membutuhkan, masih sangat membutuhkan itu.” Dengan tambahan ASN, diharapkan pelayanan publik di Buleleng akan semakin optimal dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.