Media Kampung, Jakarta – Stasiun Duri di Jakarta Barat telah kembali beroperasi dengan kondusif setelah mengalami gangguan pada eskalator yang mengakibatkan 12 orang terluka pada Sabtu, 30 Oktober 2026. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.45 WIB ketika eskalator yang mengarah ke peron 5 secara tiba-tiba berbalik arah, menyebabkan sejumlah penumpang terjatuh.
Petugas telah melakukan perbaikan dan memastikan bahwa layanan di stasiun berjalan normal kembali. Meskipun eskalator yang bermasalah masih ditutup dengan terpal putih dan garis pembatas, eskalator lain di sampingnya berfungsi dengan baik. Aktivitas penumpang di Stasiun Duri terlihat tetap berjalan lancar, meskipun beberapa di antaranya harus menggunakan akses lain untuk mencapai peron.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyebutkan bahwa dari 12 pengguna yang terkena dampak tersebut, terdiri dari 10 orang dewasa dan 2 anak-anak. Semua korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis awal di Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun Duri. Lima dari mereka melanjutkan perjalanan, sementara lima lainnya dirujuk ke RS Duta Indah, dan dua lainnya masih dalam pengawasan.
Meskipun terjadi insiden ini, operasional kereta, termasuk KRL dan kereta bandara, tetap berjalan normal. Penumpang di Stasiun Duri tetap dapat melakukan aktivitas naik-turun dengan aman dan teratur.














