Media Kampung – Polemik hak asuh anak antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali memanas setelah Sarwendah melaporkan mantan suaminya tersebut ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak). Aduan ini berfokus pada keadaan psikologis anak-anak mereka yang menunjukkan penolakan untuk bertemu dengan ayahnya.
Kuasa hukum Sarwendah, Pablo Putra Benua, mengungkapkan bahwa kliennya merasa terjebak dalam situasi yang sulit. Meskipun Sarwendah telah berulang kali berusaha membujuk anak-anaknya untuk bertemu dengan Ruben, mereka tetap menunjukkan ketidakberdayaan dan penolakan. “Sarwendah sudah melakukan itu berkali-kali,” ujarnya.
Pablo menambahkan, hasil tes psikologi terhadap kedua putri Sarwendah menunjukkan adanya kecemasan terkait pertemuan dengan Ruben. “Ada kesan bahwa Sarwendah mengusir anak-anak ketika meminta mereka untuk bertemu dengan Ruben,” jelas Pablo.
Keputusan untuk melapor ke Komnas Anak adalah langkah yang diambil oleh Sarwendah dan tim hukum untuk mendapatkan saran dan rekomendasi dari lembaga yang memiliki pengalaman dalam perlindungan anak. Pablo menegaskan bahwa laporan tersebut bukan merupakan tuduhan pidana, melainkan pencarian arahan agar anak-anak dapat segera bertemu dengan ayah mereka tanpa menunggu proses hukum di pengadilan selesai.
“Kami ingin agar Ruben dan anak-anak dapat bertemu dengan pendampingan psikologis yang tepat, mengingat anak-anak saat ini sedang dalam rehabilitasi psikologi dan sosial,” ungkap Pablo. Dengan dukungan dari Komnas Anak, diharapkan situasi ini dapat diselesaikan dengan baik demi kesejahteraan anak-anak.














Tinggalkan Balasan