Media Kampung, Purwakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan becak listrik kepada para tukang becak di Purwakarta sebagai upaya meringankan beban kerja dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Program ini diharapkan dapat membantu mobilitas para penarik becak tradisional sekaligus mendukung ekonomi keluarga mereka.
Bantuan tersebut disambut dengan rasa syukur oleh para penerima, salah satunya Ajat, tukang becak yang telah berprofesi sejak tahun 2000-an. Dengan becak listrik, Ajat tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra, terutama di usia yang sudah tidak muda. Ia juga optimis akan segera terbiasa mengoperasikan becak listrik yang lebih modern dan menarik bagi penumpang.
Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyatakan bahwa becak listrik bukan hanya sekadar kendaraan bantuan, melainkan aset produktif. Pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitas pengisian daya baterai agar penggunaan becak listrik dapat berjalan lancar tanpa kesulitan teknis. Ia mengingatkan agar penerima bantuan menjaga kendaraan tersebut dan mematuhi aturan yang melarang penjualan atau pemindahtanganan becak listrik.
Harapan dan Dampak Program
Becak listrik ini diharapkan menarik minat lebih banyak penumpang yang sebelumnya beralih ke moda transportasi lain. Selain memberikan kemudahan operasional bagi tukang becak, program ini juga mendukung modernisasi moda transportasi ramah lingkungan di Purwakarta.
Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mewakili Presiden Prabowo, menegaskan bahwa bantuan ini bertujuan mengurangi beban fisik para pengemudi yang sudah lanjut usia, sehingga mereka dapat menggunakan tenaga untuk kegiatan yang lebih bermakna. Pendampingan berupa pelatihan dan pemberdayaan ekonomi juga diberikan untuk memastikan manfaat bantuan ini berkelanjutan.
Modernisasi Transportasi Kerakyatan
Penggunaan becak listrik sebagai moda transportasi kerakyatan menunjukkan komitmen pemerintah dan organisasi pendukung dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kebutuhan masyarakat. Program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tukang becak, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan polusi dengan mengedepankan kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan yayasan, diharapkan program bantuan becak listrik ini dapat menjadi model pemberdayaan sosial yang efektif dan berkelanjutan di berbagai daerah lain di Indonesia.












Tinggalkan Balasan