Media Kampung, Kudus – Jenazah Muhammad Adam Assegaf, korban kapal KM Virgo Transport 8 asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dijadwalkan tiba di rumah duka di Desa Demangan, Kecamatan Kota, pada Selasa, 29 September 2026. Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada pukul 14.00 WIB di Makam Ploso, Kabupaten Kudus.
Informasi kedatangan jenazah tersebut telah dikonfirmasi oleh keluarga korban. Hingga saat ini, jenazah Adam menjadi satu-satunya korban asal Kudus yang telah teridentifikasi dan dikonfirmasi. Sementara itu, kabar mengenai kakak Adam, Yusuf Fahrizal, masih belum diperoleh.
Jenazah Adam diperkirakan tiba di Kudus pada pagi hari ini, dibawa dari Banjarmasin menggunakan pesawat terbang. Elok Nila Kartina, bibi korban, menyampaikan bahwa keluarganya baru menerima kabar kematian Adam pada Senin sore dan masih dalam keadaan syok atas berita tersebut.
Adam dan Yusuf merupakan saudara kandung yang tercatat sebagai penumpang dalam manifes KM Virgo Transport 8. Adam tinggal di Desa Demangan, Kecamatan Kota, sedangkan Yusuf berasal dari Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Yusuf berprofesi sebagai sopir ekspedisi dengan Adam sebagai kernet pendampingnya.
Keduanya berangkat dari Kudus pada Jumat, 19 September 2026, menuju Banjarmasin melalui jalur laut menggunakan KM Virgo Transport 8. Pada Sabtu, 20 September 2026, Yusuf masih sempat melakukan panggilan video dengan keluarga sebelum menaiki kapal, namun pada Minggu siang, 21 September 2026, keduanya hilang kontak.
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 penumpang. Kapal ini dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak sebelum ditemukan dalam posisi terbalik di perairan Masalembo pada Minggu, 21 September 2026.
Adam yang telah melamar dan berencana menikah tahun ini, meninggalkan keluarga yang berduka. Yusuf yang telah menikah memiliki empat anak dan keberadaannya masih belum diketahui hingga saat ini.
Proses identifikasi dan evakuasi korban terus dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan keselamatan para penumpang dan memberikan kepastian kepada keluarga yang terdampak.












Tinggalkan Balasan