Media Kampung – TNI telah melakukan serangan menggunakan pesawat Super Tucano terhadap markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Serangan ini merupakan bagian dari upaya serius TNI untuk menindak kelompok separatis demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Video yang beredar menunjukkan pesawat Super Tucano TNI menyerang posisi kelompok TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya di sekitar Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Dalam serangan tersebut, dilaporkan empat anggota OPM mengalami luka-luka. Personel TNI juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kontak senjata.
Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas menegaskan bahwa TNI akan mengerahkan segala kemampuan yang diperlukan demi kepentingan masyarakat. “Segala upaya kita kerjakan untuk masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, 27 September 2026. Pernyataan ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan stabilitas di Papua.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa OPM sebagai kelompok separatis harus ditindak tegas. “OPM ini kan separatis, ya harus ditumpaslah. Tidak boleh ada separatis di negara kita,” tegasnya. Agus juga menyampaikan perkembangan operasi TNI di Papua, termasuk keberhasilan mengamankan delapan pucuk senjata, salah satunya jenis SS1-V1 yang sebelumnya direbut oleh OPM dari satuan TNI.
Operasi militer ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan TNI untuk menegakkan kedaulatan serta menjaga keamanan di wilayah Papua yang selama ini kerap mengalami gangguan akibat aktivitas kelompok separatis. Dengan penguatan operasi di lapangan, diharapkan situasi keamanan di Papua dapat segera membaik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.











Tinggalkan Balasan