Media Kampung, Surabaya – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengajak pemerintah kota dan sekolah-sekolah di Surabaya untuk menetapkan Palang Merah Remaja (PMR) sebagai ekstrakurikuler wajib pilihan di jenjang SD dan SMP. Langkah ini bertujuan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial sejak dini bagi generasi muda Kota Pahlawan.
Semangat Kemanusiaan dan Jiwa Kepahlawanan
<pDalam acara Festival PMR Kota Surabaya yang berlangsung di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Sabtu, 26 September 2026, Eri Cahyadi memberikan motivasi kepada lebih dari dua ribu peserta PMR dari berbagai sekolah. Ia mengingatkan pentingnya nilai-nilai kemerdekaan yang tak hanya sebatas simbol negara, tetapi juga harus hidup dalam setiap jiwa warga Surabaya, khususnya di kalangan pemuda.
Eri menegaskan bahwa keberanian menegakkan kebenaran, semangat gotong royong, dan sikap saling membantu adalah wujud nyata dari makna berkibarnya Sang Merah Putih dalam hati arek-arek Suroboyo. Ia juga mengutip ajaran agama yang menekankan tolong-menolong dalam kebaikan sebagai landasan moral yang harus dipegang oleh para pemuda.
Mendorong PMR sebagai Ekstrakurikuler Wajib
Untuk menanamkan nilai-nilai sosial tersebut secara lebih sistematis, Pemerintah Kota Surabaya berencana menjadikan PMR sebagai ekstrakurikuler wajib pilihan di tingkat SD dan SMP. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter generasi penerus yang peduli dan siap menjadi penolong di masyarakat.
Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman Hidayat, menyatakan bahwa PMR merupakan garda terdepan dalam pembinaan nilai kemanusiaan. Ia berharap anggota PMR dapat mengaktualisasikan Tri Bhakti PMR dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan memperkuat jejaring persahabatan antar sekolah.
Festival PMR Kota Surabaya 2026
Festival PMR tahun ini mengangkat tema “Youth For Humanity”, diikuti oleh 2.190 peserta dari 105 sekolah di tingkat Mula (SD), Madya (SMP), hingga Wira (SMA). Acara dibuka oleh Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo, dan menjadi momen penting untuk memperkuat semangat kepedulian sosial di kalangan generasi muda Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi juga mengingatkan agar para pemuda tidak melupakan budaya lokal, selalu menghargai perbedaan, dan mengedepankan sikap tolong-menolong. Pesan ini mendapat sambutan hangat dari peserta festival yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Manfaat Program Ekstrakurikuler PMR
- Membangun jiwa sosial: Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.
- Pengembangan karakter: Melatih keberanian, kejujuran, dan sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.
- Memperkuat jejaring persahabatan: Mendorong kerja sama dan persahabatan antar sekolah di Surabaya.
- Meningkatkan keterampilan: Memberikan pelatihan praktis dalam bidang pertolongan pertama dan kegiatan kemanusiaan lainnya.
Dengan program ini, Surabaya berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan peduli dengan lingkungan sosialnya.















Tinggalkan Balasan