Media Kampung, Gifu – Tim dayung Indonesia harus rela gagal meraih medali emas pada nomor ganda putra sculls Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah pasangan andalan FebrianLa Memo finis di posisi keempat pada babak final yang berlangsung di lintasan Nagaragawa, Gifu, Kamis (24/9).
Dalam perlombaan yang berlangsung sengit tersebut, wakil China, Xudi YiYide Nie, tampil dominan sejak start dan berhasil mengamankan medali emas dengan catatan waktu 6 menit 9,77 detik. Sedangkan posisi kedua dan ketiga ditempati oleh duet Uzbekistan dan India.
Pasangan Indonesia, FebrianLa Memo, mencatatkan waktu 6 menit 14,42 detik dan harus puas berada di urutan keempat, melampaui wakil Irak dan Jepang yang berada di posisi kelima dan keenam.
Rekapitulasi Hasil Final Dayung Ganda Putra Sculls Asian Games 2026
- Emas: Xudi YiYide Nie (China) – 6:09,77
- Perak: Mekhrojbek Mamatkulov & Pavel Sorin (Uzbekistan) – 6:10,49
- Perunggu: Singh Satnam & Salman Khan (India) – 6:13,24
- Keempat: FebrianLa Memo (Indonesia) – 6:14,42
- Kelima: Bakr Shihab Ahmed Al-Dulaimi & Mohammed Riyadh Jasim Al-Khafaji (Irak) – 6:14,93
- Keenam: Taisei Miyaguchi & Masahiro Takeda (Jepang) – 6:29,28
Pelatih Indonesia Ungkap Kebingungan atas Hasil Final
Pelatih tim dayung Indonesia, Muhammad Hadris, mengaku kebingungan dengan hasil yang didapat karena dari segi teknis dan persiapan, performa atlet sudah sesuai rencana. Ia menyatakan bahwa akselerasi dan eksekusi start kedua atlet sudah bagus, sehingga seharusnya mampu meraih medali.
Namun demikian, tim pelatih memilih untuk menunda evaluasi mendalam agar kondisi mental dan fokus para atlet tetap terjaga, terutama karena mereka masih harus mengikuti pertandingan di nomor lain pada sesi sore.
“Karena mereka kami keep dulu untuk pertandingan nanti sore, mereka main lagi,” ujar Muhammad Hadris.
Konteks dan Dampak Kekalahan
Kegagalan meraih medali emas pada nomor andalan ini menjadi pukulan bagi kontingen Indonesia yang menargetkan medali dari cabang dayung. Hasil ini juga menjadi pengingat pentingnya evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan performa atlet di ajang internasional berikutnya.
Meski demikian, perjuangan Indonesia di Asian Games 2026 masih berlanjut dengan berbagai nomor lain yang diikuti oleh para atlet yang sama maupun atlet lain.















Tinggalkan Balasan