Media Kampung – Kawasaki resmi memperkenalkan lini terbaru motor retro 250cc, Kawasaki W230, pada perayaan 60 tahun perjalanan legendaris W brand sejak kelahiran model ikonik 650-W1 pada 1965. Motor ini mengusung desain klasik khas era keemasan motor Inggris dengan bobot super ringan hanya 143 kg, menjadikannya pilihan menarik bagi pencinta motor kustom dan pengendara perkotaan.

Desain Timeless dan Bobot Ringan

Kawasaki W230 mempertahankan DNA orisinal pendahulunya dengan visual tradisional yang memikat. Tangki bahan bakar berbentuk teardrop dihiasi emblem timbul W tiga dimensi, lampu depan bulat klasik, spakbor baja, dan pelek jari-jari. Panel instrumen menggunakan dua meter analog kembar bernuansa retro, sementara knalpot meliuk klasik menghasilkan suara mesin khas.

Bobot hanya 143 kg membuat W230 sangat lincah untuk bermanuver di perkotaan. Posisi berkendara tegak dan tinggi jok rendah memberikan kenyamanan bagi rider pemula maupun pengendara yang kembali aktif.

Mesin 232 cc dengan Karakter Khas

Dapur pacu mengandalkan mesin 232 cc 1-silinder berpendingin udara yang menghasilkan torsi optimal di putaran bawah hingga menengah. Sensasi pulsasi mesin berpadu dengan suara knalpot berirama memberikan pengalaman berkendara autentik. Sasis ramping dan kompak memastikan stabilitas saat cruising maupun menikung.

Harga dan Ketersediaan

Kawasaki W230 dibanderol 665.500 Yen atau sekitar Rp 69 jutaan (kurs saat ini). Harga ini kompetitif untuk motor retro 250cc dengan build quality Jepang dan nilai historis tinggi. Belum ada konfirmasi resmi mengenai kehadiran W230 di Indonesia, namun antusiasme pasar terhadap seri W175 dan W800 menjadi indikasi positif.

Bagi penggemar motor klasik modern, W230 menawarkan perpaduan estetika lawas dan kepraktisan harian yang sulit ditandingi.