Media Kampung – Industri AI China memperlihatkan lonjakan signifikan pada ajang Half Marathon Beijing, di mana robot humanoid berhasil memecahkan rekor waktu dan melampaui pelari manusia.

Jumlah tim peserta meningkat dari 20 tahun lalu menjadi lebih dari 100, dengan lebih dari 300 robot yang bersaing di lintasan 21 kilometer.

Robot yang dikembangkan oleh Honor mencatat waktu 50 menit 26 detik, melampaui rekor dunia half marathon manusia yang sebelumnya 57 menit 20 detik.

Du Xiaodi, insinyur Honor, menjelaskan bahwa robot tersebut dibangun dalam satu tahun, dilengkapi kaki sepanjang 90‑95 cm dan sistem pendingin cair yang diadaptasi dari ponsel pintar.

Mahasiswa teknik Chu Tianqi menilai postur lari robot humanoid sangat mengesankan, mengingat AI China baru berkembang dalam waktu singkat.

Guo Yukun, siswa berusia 11 tahun, mengaku terinspirasi untuk belajar robotika setelah menyaksikan perlombaan tersebut.

Meskipun kemampuan fisik robot sudah impresif, penggunaan komersial masih dalam tahap uji coba karena keterbatasan ketangkasan manual dan persepsi lingkungan.

Pemerintah China memberikan subsidi, membangun infrastruktur, dan mempromosikan teknologi robotik melalui program nasional.

Demonstrasi robot humanoid dalam Gala Festival Musim Semi CCTV menampilkan gerakan bela diri kompleks, memperkuat citra inovasi teknologi negara.

Investasi di sektor robotika dan embodied AI China mencapai 73,5 miliar yuan pada 2025, menunjukkan komitmen finansial yang kuat.

Beberapa ahli memperingatkan potensi dampak pada lapangan kerja manusia, mengingat kecepatan adopsi AI China yang tinggi.

Penggunaan robot diproyeksikan meliputi pekerjaan berbahaya, perawatan lansia, dan operasi militer, menandai diversifikasi aplikasi.

Hingga kini, hampir 40% robot beroperasi secara otonom, menavigasi lintasan tanpa kontrol jarak jauh, menandai kemajuan signifikan dalam AI mobilitas.

Kompetisi berikutnya dijadwalkan pada akhir tahun, dengan target peningkatan kecepatan dan ketahanan baterai, menegaskan komitmen berkelanjutan industri AI China.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.