Media Kampung – 10 Maret 2026 | Huawei kembali menggebrak pasar wearable premium dengan peluncuran Huawei Watch Ultimate. Jam tangan pintar ini menonjolkan desain mewah, material kelas atas, serta daya tahan baterai yang dijanjikan mencapai 14 hari dalam penggunaan standar. Mengingat persaingan ketat dengan produk sekelas Samsung Galaxy Watch Ultra, Huawei menargetkan segmen konsumen yang mengutamakan estetika sekaligus keandalan dalam kondisi ekstrem.

Desain dan Material Premium

Huawei Watch Ultimate mengusung bodi berlapis titanium Grade 4, mirip dengan material yang dipakai Samsung pada Galaxy Watch Ultra. Permukaan kaca kristal safir anti gores memberikan perlindungan ekstra, sementara strap kulit kulit sapi asli dapat diganti dengan opsi logam atau nilon militer. Kombinasi ini memberi kesan elegan sekaligus ketangguhan, cocok untuk pemakaian formal maupun petualangan outdoor.

Spesifikasi Teknis dan Fitur Utama

Berbeda dengan kompetitornya yang mengandalkan chipset Exynos W1000, Huawei Watch Ultimate dibekali chipset Kirin 990E berbasis 7nm, dipadukan dengan RAM 1,5 GB dan penyimpanan internal 16 GB. Layar AMOLED 1,43 inci dengan resolusi 466 × 466 pixel menawarkan kecerahan hingga 800 nits, cukup untuk penggunaan di bawah sinar matahari langsung.

  • Daya Tahan Baterai: 14 hari dalam mode hemat, 5 hari penggunaan penuh dengan GPS aktif.
  • Sistem GPS Dual-Frequency: Memungkinkan akurasi lokasi setara dengan Galaxy Watch Ultra.
  • AI Health: Analisis tidur, detak jantung, kadar oksigen, serta fitur pemantauan stres berbasis AI.
  • Water Resistance: 5 ATM (hingga 50 meter), cocok untuk snorkeling dan berenang.

Perbandingan Daya Tahan Baterai dengan Galaxy Watch Ultra

Sementara samsung galaxy Watch Ultra mengklaim baterai bertahan hingga 100 jam (sekitar 4 hari) dalam mode standar, Huawei Watch Ultimate melampaui dengan 14 hari pada mode hemat daya. Ini menjadi nilai jual signifikan bagi pengguna yang tidak ingin sering mengisi daya, terutama dalam ekspedisi panjang.

Pengalaman Pengguna dan Antarmuka

Antarmuka HarmonyOS Wear 2.0 pada Huawei Watch Ultimate menawarkan sinkronisasi mulus dengan ekosistem Huawei, termasuk smartphone, tablet, dan laptop. Pengguna dapat mengakses aplikasi pihak ketiga melalui Huawei AppGallery, serta mengatur tampilan jam dengan watch faces yang dapat di‑custom. Fitur “Quick Reply” memungkinkan balasan pesan singkat lewat suara atau teks tanpa mengeluarkan ponsel.

Harga dan Ketersediaan

Huawei menetapkan harga resmi di pasar Indonesia sekitar Rp 7.999.000 untuk varian standar dengan strap kulit, sementara varian titanium dengan strap logam dipatok Rp 8.699.000. Harga ini bersaing dengan Samsung Galaxy Watch Ultra yang dijual sekitar Rp 9.199.000, menjadikan Huawei Watch Ultimate pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan premium dengan nilai ekonomis lebih baik.

Secara keseluruhan, Huawei Watch Ultimate berhasil menyajikan kombinasi estetika mewah, performa tahan lama, serta fitur kesehatan berbasis AI yang kompetitif. Dengan daya tahan baterai 14 hari, material titanium, dan integrasi AI yang mendalam, jam tangan ini layak dipertimbangkan sebagai alternatif utama di segmen smartwatch premium Indonesia.