Media Kampung – 09 April 2026 | Sherina Munaf kembali menjadi sorotan publik setelah mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Baskara Mahendra, pada Januari 2025.

Penyanyi sekaligus aktris yang memulai karier sejak usia dini ini dikenal lewat album debut “Lilin Kecil” dan film “Petualangan Sherina” yang sukses secara komersial.

Keberhasilan tersebut membuka jalan bagi Sherina untuk menggeluti dunia musik pop, akting, serta produksi musik independen.

Ia merilis beberapa single setelah kembali ke panggung, termasuk “Kita” dan “Selamat Pagi” yang mendapat respons positif di platform streaming.

Di samping karier musik, Sherina menambah portofolio akting dengan peran di sinetron dan film televisi, serta menjadi juri dalam kompetisi bakat musik.

Baca juga:

Latar belakang pendidikan Sherina meliputi studi di Sekolah Menengah Atas di Jakarta, kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Pelita Harapan dengan jurusan Komunikasi.

Pada tahun 2023 ia menamatkan program sarjana sambil tetap menjalankan aktivitas seni, menunjukkan kemampuan mengelola dua bidang sekaligus.

Kehidupan pribadi Sherina sempat menjadi bahan perbincangan setelah media melaporkan dugaan perselingkuhan yang melibatkan mantan suaminya.

Pada akhir 2025, Sherina mengunggah ulang sebuah video yang menampilkan seorang wanita mengungkapkan rasa sakit karena diselingkuhi, menimbulkan spekulasi publik.

Video tersebut tersebar luas di TikTok dan Instagram, memicu diskusi tentang penyebab perceraian pasangan selebriti itu.

Netizen menafsirkan ulang postingan Sherina sebagai bentuk dukungan terhadap korban perselingkuhan, meski tidak ada pernyataan resmi dari artis tersebut.

Baskara Mahendra sendiri sempat terlihat berlibur bersama seorang wanita yang diidentifikasi sebagai Alyssa Cordes, menambah tekanan pada proses perceraian.

Kedua belah pihak belum memberikan klarifikasi publik mengenai hubungan tersebut, sehingga rumor tetap beredar di media sosial.

Dalam gugatan cerai, Sherina menyebutkan adanya perbedaan nilai dan dugaan “lavender marriage” sebagai salah satu faktor utama.

Istilah tersebut merujuk pada pernikahan yang dianggap hanya formal demi kepentingan citra publik, bukan hubungan emosional yang kuat.

Baca juga:

Pengadilan memproses kasus tersebut dan diperkirakan keputusan akan diumumkan pada kuartal berikutnya.

Meskipun demikian, Sherina tetap melanjutkan aktivitas profesionalnya tanpa henti.

Pada Mei 2026, ia mengumumkan peluncuran album EP berjudul “Berlabuh” yang menampilkan kolaborasi dengan produser musik indie.

EP tersebut mencakup lima lagu yang mengangkat tema kebebasan, penyembuhan, dan refleksi diri setelah masa sulit.

Sherina juga menjadwalkan tur mini di beberapa kota besar Indonesia, menandai kembalinya ia ke panggung live.

Selain musik, ia terlibat dalam kampanye literasi digital untuk remaja, bekerja sama dengan LSM pendidikan.

Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Sherina terhadap pendidikan, sejalan dengan latar belakang akademiknya.

Pada awal tahun 2026, ia menerima penghargaan “Artis Berpengaruh” dalam ajang Media Awards, menegaskan posisi pentingnya di industri hiburan.

Penghargaan itu menyoroti kontribusi Sherina dalam mempopulerkan musik pop Indonesia sekaligus menginspirasi generasi muda.

Analis industri menilai bahwa kemampuan Sherina beradaptasi dengan tren digital menjadi kunci keberlanjutan kariernya.

Baca juga:

Mereka menambahkan bahwa keterbukaan artis tentang masalah pribadi dapat meningkatkan kedekatan dengan penggemar.

Saat ini, Sherina tampak fokus pada proyek kreatif dan pemulihan pribadi, dengan harapan masa depan yang lebih stabil.

Dengan portofolio yang kuat dan dukungan publik, ia diprediksi akan terus berkontribusi pada dunia seni dan budaya Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.