Media Kampung – 06 April 2026 | Surabaya memulai Senin, 6 April 2026, dengan jadwal sholat yang telah ditetapkan oleh Bimas Islam Kementerian Agama.

Waktu imsak tercatat pada pukul 04.06 WIB, diikuti oleh adzan Subuh pada 04.16 WIB.

Jadwal ini juga mencakup waktu Terbit 05.28 WIB, Duha 05.56 WIB, Zuhur 11.35 WIB, Asar 14.52 WIB, Magrib 17.35 WIB, dan Isya 18.44 WIB.

Versi lokal yang dipublikasikan oleh detikJatim menegaskan bahwa jadwal tersebut berlaku untuk seluruh wilayah Kota Surabaya.

Untuk daerah sekitarnya seperti Gresik, Sidoarjo, dan Bangkalan, disarankan menyesuaikan beberapa menit sesuai posisi geografis masing‑masing.

Imsak menandai batas akhir sahur, sehingga umat Muslim di Surabaya harus menyelesaikan makan dan minum sebelum 04.06 WIB.

Adzan Subuh menjadi penanda resmi dimulainya puasa bagi yang berpuasa pada hari Senin.

Ulama setempat menekankan pentingnya menunaikan niat sholat dan puasa secara khusyuk sebelum adzan Subuh berkumandang.

Contoh niat sholat Subuh yang umum dibaca dalam hati adalah: “Aku berniat sholat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Begitu pula niat sholat fardu lima waktu lainnya diucapkan secara internal sebelum masing‑masing rakaat dimulai.

Puasa Senin merupakan amalan sunnah yang rutin dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, dan hari ini jatuh pada tanggal 6 April 2026.

Niat puasa Senin dituliskan dalam bahasa Arab sebagai “نويت صوم يوم الاثنين لله تعالى” yang berarti “Aku berniat puasa hari Senin karena Allah Ta’ala.”

Para ahli fikih menegaskan bahwa niat puasa dapat dibaca setelah terbit Subuh, asalkan belum ada hal yang membatalkan puasa.

Setelah berbuka, umat Muslim dianjurkan mengucapkan doa syukur yang mengingatkan bahwa rasa haus telah hilang dan pahala tetap terjaga.

Doa berbuka yang sering dibaca mengandung harapan akan pengampunan dan keberkahan dari Allah.

Jadwal Magrib pada hari ini tercatat 17.34 WIB, menandai waktu berbuka puasa bagi yang berpuasa.

Pengumuman jadwal Magrib dan Imsak secara resmi membantu masyarakat mengatur waktu sahur, sholat, dan kegiatan harian lainnya.

Para petugas masjid di Surabaya menyiapkan takbir dan takbirul‑Ibrahim sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah subuh dan magrib.

Kegiatan subuh juga meliputi dzikir dan bacaan Al‑Qur’an di banyak masjid, memperkuat semangat spiritualitas sebelum memulai aktivitas harian.

Data waktu sholat ini dihasilkan dari perhitungan astronomi yang disesuaikan dengan lintang‑buju Surabaya.

Kemudahan akses melalui aplikasi resmi Kementerian Agama memungkinkan warga memeriksa jadwal secara real time.

Beberapa platform media lokal, termasuk detikJatim, menampilkan jadwal lengkap beserta penjelasan singkat mengenai pentingnya menunaikan sholat tepat waktu.

Pentingnya menepati waktu sholat ditekankan dalam QS. Al‑Baqara ayat 43: “Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan rukuklah bersama orang‑orang yang rukuk.”

Ayat tersebut menjadi landasan teologis bagi umat Muslim untuk menegakkan disiplin ibadah harian.

Selain sholat, Ramadan juga menuntut umat meningkatkan amal kebajikan, seperti sedekah dan membantu sesama.

Beberapa masjid di Surabaya mengorganisir pembagian takjil gratis bagi mereka yang membutuhkan saat berbuka.

Kegiatan sosial ini selaras dengan anjuran Nabi Muhammad SAW untuk memberi makan orang yang berpuasa.

Dengan jadwal yang terstandardisasi, pelaksanaan sholat subuh dapat berlangsung serentak di seluruh masjid kota.

Keseragaman waktu juga mempermudah koordinasi antar‑masjid dalam menggelar kegiatan pengajian pagi.

Para imam menyiapkan khotbah singkat yang menekankan keutamaan subuh dalam menambah pahala dan menenangkan hati.

Subuh dianggap sebagai waktu paling utama untuk berdoa, karena suasana tenang dan cahaya fajar masih redup.

Umat yang menunaikan sholat Subuh secara konsisten diharapkan memperoleh keberkahan dalam aktivitas seharian.

Secara keseluruhan, jadwal Subuh dan rangkaian ibadah Ramadan di Surabaya hari ini mencerminkan komitmen kuat umat dalam menegakkan syariat.

Kepatuhan terhadap waktu imsak, sholat, dan niat puasa menjadi indikator utama keberhasilan pelaksanaan Ramadan di kota ini.

Dengan disiplin tersebut, diharapkan Ramadan 2026 di Surabaya memberikan dampak positif bagi spiritualitas dan kebersamaan sosial masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.