Media Kampung, Klaten – Seorang mantan chef hotel di Klaten memilih berjualan roti kukus sejak pukul 04.00 hingga 08.00 WIB di kawasan Stadion Trikoyo. Aktivitas ini menjadi alternatif sarapan praktis bagi warga yang berolahraga dan beraktivitas pagi hari di sekitar stadion.
Roti yang dijual memiliki karakteristik lembut dan berpori, berkat proses pengukusan yang diterapkan oleh sang mantan chef. Salah satu pembeli, Andri, mengungkapkan bahwa keunikan roti bluder kukus tersebut membuat teksturnya lebih lembut dibandingkan roti pada umumnya. Kelembutan ini menjadi daya tarik utama bagi pembeli yang mencari pilihan sarapan cepat dan enak.
Penjualan roti pada waktu subuh ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang datang lebih awal ke Stadion Trikoyo. Dengan jam operasi mulai dini hari hingga pukul 08.00 WIB, lapak roti ini menyasar konsumen yang memulai aktivitas pagi, seperti olahraga dan bekerja.
Pengalaman sang penjual sebagai chef hotel menjadi modal utama dalam mengolah roti yang berkualitas. Keahlian kuliner tersebut diterapkan untuk menciptakan produk yang tidak hanya lezat tetapi juga sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal. Model usaha ini menunjukkan bahwa keahlian profesional di bidang kuliner dapat dikembangkan menjadi bisnis mandiri yang sukses dan dekat dengan masyarakat.
Kehadiran lapak roti kukus ini menambah variasi kuliner pagi di Klaten, khususnya di kawasan Stadion Trikoyo. Produk roti kukus yang lembut dan teksturnya khas menjadi pilihan favorit bagi warga yang ingin sarapan praktis sebelum melanjutkan aktivitas harian.












Tinggalkan Balasan