Media Kampung – 09 April 2026 | Ruang lalu lintas Jalan Raya Parakan‑Kertek, Kabupaten Wonosobo, dilanda kecelakaan beruntun pada Rabu pagi, 8 April 2026, melibatkan lima kendaraan. Dua orang tewas di lokasi dan tiga lainnya mengalami luka berat yang dirawat di rumah sakit setempat.
Insiden terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek. Kecelakaan melibatkan tiga truk dump, satu mobil pick‑up APV, dan satu sepeda motor Yamaha Vega.
Truk dump pertama bernomor polisi B 9587 XX melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Truk kedua berplat AA 8218 OF dan truk bak berplat Z 8317 YD turut berada dalam rangkaian kendaraan yang terlibat.
Menurut Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, truk pertama kehilangan kontrol dan oleng ke kanan, menabrak truk yang membawa kayu. Akibatnya, truk bak dan truk dump yang terparkir di sisi kanan terbenturan, menambah deretan kendaraan yang terhenti.
Pengemudi truk bak Z 8317 YD, berusia 40 tahun, terperangkap di bawah kabin kendaraan dan dinyatakan meninggal di tempat. Korban kedua, pengendara sepeda motor bernama Santoso, juga meninggal setelah dirawat singkat di RS PKU Muhammadiyah.
Tim SAR Basarnas Wonosobo, dipimpin oleh Dani Fitra Maulana, mengevakuasi sopir truk bak dalam waktu 20‑30 menit. Evakuasi terhambat karena kabin truk rusak parah, namun bantuan gabungan berhasil mengekstrak korban dengan cepat.
Selain dua korban meninggal, tiga penumpang lain—dua pengemudi truk dump dan satu penumpang mobil pick‑up—mengalami luka berat. Mereka saat ini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo dan kondisi masih dipantau.
Polres Wonosobo menegaskan bahwa barang bukti berupa tiga truk, satu mobil pick‑up, dan sepeda motor telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas. Penyidikan sementara masih berlangsung untuk mengidentifikasi penyebab pasti kehilangan kontrol kendaraan pertama.
“Truk pertama kurang dapat menguasai keadaan sehingga oleng dan menabrak truk kayu,” ujar Seno Hartanto kepada wartawan di lokasi. Ia menambahkan bahwa proses penyelidikan akan terus berlanjut untuk menilai faktor kecepatan dan kondisi jalan.
Kejadian ini menambah catatan kecelakaan maut di wilayah Wonosobo yang sebelumnya juga mencatat beberapa insiden serupa pada tahun-tahun terakhir. Kondisi jalan berbukit dan curam menjadi faktor risiko yang sering disebutkan oleh pihak berwenang.
Pihak kepolisian mengingatkan pengendara untuk menurunkan kecepatan, menjaga jarak aman, serta menghindari manuver mendadak pada jalur yang berkelok. Mereka juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan evaluasi infrastruktur jalan di kawasan tersebut.
Dengan dua korban jiwa yang telah hilang dan tiga lainnya dalam perawatan, kecelakaan di Kertek menjadi peringatan serius bagi semua pengguna jalan. Penyelidikan terus berlanjut, sementara keluarga korban diharapkan mendapat dukungan dan bantuan yang diperlukan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan