Media Kampung – 30 Maret 2026 | Dua remaja berusia 13 dan 14 tahun kehilangan nyawa setelah terseret arus kuat di kolam dasar Air Terjun Watu Bobot, Jepara, pada Sabtu (28 Maret 2026).

Mereka memasuki kolam untuk bersantai, namun aliran air yang tiba‑tiba meningkat menarik mereka ke dasar yang dalam.

Saksi mata melaporkan peningkatan tinggi air secara mendadak setelah hujan ringan di daerah sekitar.

Warga setempat langsung menghubungi Polres Jepara dan tim SAR Banyuwangi untuk melakukan pencarian.

Tim SAR tiba dalam waktu kurang lebih satu jam, menurunkan penyelam dan menggunakan perahu cepat, namun kondisi visibilitas air sangat buruk.

Setelah pencarian intensif selama tiga jam, jenazah kedua remaja berhasil ditemukan dan diangkat ke daratan.

Kepala SAR I Made Oka Astawa menyatakan, “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak meremehkan bahaya arus air, terutama di area dengan kedalaman tak terduga.”

Kasus ini mengingatkan pada tragedi serupa di Sidrap, di mana seorang anak meninggal tenggelam di kolam renang umum karena kurangnya pengawasan.

Di Lumajang, seorang remaja berusia 15 tahun hilang setelah arus Muara Bondoyudo tiba‑tiba naik, memaksa tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian selama dua hari.

Pantai Watu Bale di Kebumen juga menjadi saksi tiga wisatawan remaja terseret ombak besar, satu di antaranya masih belum ditemukan.

Serangkaian insiden menegaskan kurangnya kesadaran publik terhadap potensi bahaya air di tempat wisata alam.

Pemerintah Kabupaten Jepara berjanji memasang papan peringatan jelas serta menutup akses ke zona paling berbahaya di sekitar air terjun.

Dinas Pariwisata menekankan pentingnya mematuhi rambu‑rambu keselamatan dan menghindari berenang saat kondisi air tidak stabil.

Warga setempat mengadakan upacara peringatan di lokasi, menyalakan lilin dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam harus disertai sikap berhati‑hati, serta perlunya edukasi dan penegakan regulasi yang konsisten untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.