JEMBER – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran rumah di Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Kamis (9/4/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada korban, Bapak Sahri (95), seorang lansia yang terdampak kebakaran hebat yang menghanguskan tempat tinggalnya. Penyerahan bantuan turut melibatkan pemerintah desa setempat sebagai bentuk sinergi dalam penanganan pascabencana.
Peristiwa kebakaran sendiri terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Sumberbulus II, RT 01 RW 07. Insiden diduga dipicu kebocoran selang regulator gas saat korban tengah memasak.
Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah semi permanen milik korban. Warga bersama petugas pemadam kebakaran dari Kalisat berupaya memadamkan api dan berhasil mengendalikan situasi sekitar pukul 09.45 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian cukup besar. Rumah korban mengalami rusak berat, sementara seluruh isi rumah, termasuk uang tunai sekitar Rp3 juta, tidak dapat diselamatkan.
Akibat kejadian itu, Sahri sempat mengalami sesak napas karena menghirup asap tebal dan harus mendapatkan perawatan di puskesmas terdekat. Saat ini, ia tinggal sementara di rumah tetangga sambil menunggu proses perbaikan rumah yang dilakukan secara gotong royong oleh warga.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa korban, terlebih mengingat usia lanjut yang bersangkutan.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa pemulihan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan kompor gas di rumah tangga. Pemeriksaan rutin terhadap selang dan regulator dinilai penting untuk mencegah risiko kebocoran yang dapat memicu kebakaran.
Selain itu, PMI Kabupaten Jember mendorong pemerintah dan masyarakat untuk terus mengawal proses pembangunan kembali rumah korban agar dapat segera kembali memiliki hunian yang layak.
Upaya gotong royong yang telah berjalan menjadi bukti kuat solidaritas sosial di tengah masyarakat dalam membantu sesama yang tertimpa musibah
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan