HUT ke-62 Partai Golkar: Fahmi Hakim Serukan Kader untuk Kerja Nyata
Media Kampung – KAB. SERANG – Dalam peringatan HUT ke-62 Partai Golkar, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Serang, Fahmi Hakim, menekankan pentingnya kader dan anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Serang untuk memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat. Ia menyatakan bahwa kader tidak hanya harus mengandalkan slogan, melainkan harus menunjukkan hasil kerja yang dapat memenuhi kebutuhan rakyat.
Fahmi Hakim menyampaikan hal tersebut dalam acara yang berlangsung di Kragilan pada tanggal 20 Oktober 2026. Ia menjelaskan bahwa kondisi ekonomi saat ini menuntut kader untuk lebih aktif dalam mengawal pembangunan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, termasuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto.
“Rakyat hari ini sedang membutuhkan kita. Program-program Bapak Presiden harus kita kawal bersama-sama. Golkar harus hadir di tengah-tengah masyarakat dengan hati yang tulus untuk membangun,” ujar Fahmi.
Ia menambahkan bahwa usia Golkar yang mencapai 62 tahun seharusnya menjadi momentum bagi kader untuk memperkuat pengabdian. Fahmi juga meminta seluruh kader untuk menyusun rencana kerja yang jelas dan menjalankannya secara terukur. “Kader-kader Golkar tidak lagi berpikir dengan kalimat, tetapi harus aksi dengan rencana dan pelaksanaan yang jelas,” tegasnya.
Fahmi juga menyoroti pentingnya kepedulian sosial. Dalam rangka peringatan HUT tersebut, Golkar Kabupaten Serang menggelar donor darah dan pasar murah sebagai bentuk kontribusi langsung kepada masyarakat. “Setetes darah akan menjadi bagian dari penyambung hidup,” tambahnya.
Selain itu, Golkar Kabupaten Serang menyediakan 500 kupon pasar murah untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok serta menjaga daya beli di tengah tekanan ekonomi. “Golkar hadir untuk membangun ekonomi, Golkar hadir untuk membangun bangsa dan negara ini, Golkar hadir untuk berkarya untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Fahmi juga meminta kader untuk memperluas jangkauan kerja hingga ke kampung-kampung dan pelosok Kabupaten Serang, serta menjaga kedekatan dengan masyarakat, termasuk ulama dan para kiai.












