Media Kampung – Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bahwa dirinya kini telah jauh dari politik praktis dan tengah menekuni dunia seni serta olahraga. Dalam orasi ilmiah yang disampaikan pada Dies Natalis FISIP Unpad ke-68, SBY berbagi tentang perjalanan hidupnya setelah menjalani karier panjang di dunia militer dan pemerintahan.

“Saya sekarang seniman, tidak lagi aktif di politik praktis, politik kekuasaan, apalagi day-to-day politics,” kata SBY. Ia menekankan bahwa generasi muda sekarang telah siap untuk mengambil alih dan melanjutkan misi politik yang ada.

SBY turut menjelaskan bahwa kehadirannya di lingkungan akademik Unpad bukan untuk menyampaikan orasi politik, melainkan untuk berbagi pengalaman selama memimpin Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa setiap fase kehidupannya memberikan pelajaran berharga, termasuk transformasi dari seorang prajurit ke pemimpin negara, dan kini kembali lagi ke masyarakat sebagai seniman.

“Saya bertransformasi, anak desa dari Pacitan 20 tahun, transformasi menuju prajurit selama 30 tahun, transformasi lagi mengemban tugas di pemerintahan 15 tahun, sekarang saya kembali ke pangkuan masyarakat, bertransformasi dan saya sekarang menggeluti dunia seni dan olahraga,” tuturnya.

SBY juga memiliki pengalaman di bidang pendidikan, pernah menjadi guru militer, dosen di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, hingga menjadi guru besar di Universitas Pertahanan. Ia menyatakan kebahagiaannya bisa kembali berada di lingkungan akademik dan berbagi pengalaman kepemimpinan selama 10 tahun sebagai Presiden.