Media Kampung – 11 April 2026 | Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menonjolkan peranannya dalam politik nasional dengan mengajak mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyampaikan kritik secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Langkah ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum DPP PAN Saleh Partaonan Daulay saat menanggapi kunjungan JK ke Istana pada Februari 2025.
Salea menegaskan bahwa masukan JK akan lebih mudah ditindaklanjuti bila disampaikan secara tatap muka dengan presiden.
Menurutnya, Prabowo secara rutin mengundang tokoh publik, termasuk birokrat, akademisi, aktivis, dan jurnalis, untuk berdiskusi terbuka.
Ia menambahkan, pertemuan semacam itu biasanya disiarkan melalui televisi sehingga masyarakat luas dapat mengikuti pembahasan.
Salea menilai kebijakan semacam itu mencerminkan kerendahan hati Prabowo dalam melibatkan seluruh komponen bangsa.
Sementara itu, Ketua DPP PAN Bima Arya menolak usulan JK untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai upaya mengurangi defisit anggaran.
Bima menyatakan data terkini menunjukkan pasokan BBM masih mencukupi dan impor mentah hanya 20 persen.
Ia menekankan pemerintah tengah mencari alternatif pasokan selain Selat Hormuz untuk mengurangi ketergantungan.
Data fiskal yang dipaparkan dalam Rapat Kerja Pemerintah menunjukkan keuangan negara tetap stabil dan terkendali.
Bima mengingatkan bahwa pencabutan subsidi BBM secara terburu‑buru dapat memberatkan rakyat dan menimbulkan efek domino ekonomi.
Salea juga menambahkan bahwa JK sebaiknya menyampaikan pandangannya langsung di Istana, bukan lewat media sosial.
Ia menegaskan, kritik konstruktif lebih efektif bila disampaikan secara pribadi kepada presiden.
Di sisi lain, Partai PAN harus berduka atas meninggalnya anggota DPR Aceh Besar, Ahmad Zainuri, pada 4 Februari 2026 di Bandara SIM.
Ahmad Zainuri menjabat sebagai wakil rakyat dari fraksi PAN dan dikenal aktif memperjuangkan kepentingan Aceh.
Kehilangan tersebut menambah beban emosional bagi partai menjelang agenda politik penting.
Panitia internal PAN menyampaikan belasungkawa resmi kepada keluarga dan konstituen Zainuri.
Meski duka melanda, partai tetap fokus pada agenda kebijakan nasional yang sedang berlangsung.
Penekanan pada dialog langsung antara JK dan Prabowo dianggap sebagai upaya memperkuat komunikasi konstruktif dalam pemerintahan.
Salea berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan solusi praktis atas isu-isu strategis seperti energi dan fiskal.
Ia menilai, keterbukaan pemerintah dalam mengundang tokoh publik menjadi contoh positif bagi demokrasi Indonesia.
Bima menambahkan, kebijakan subsidi BBM harus berlandaskan data aktual, bukan sekadar asumsi politik.
Ia menegaskan, keputusan kenaikan harga BBM harus memperhitungkan dampak sosial dan ekonomi secara menyeluruh.
Para pejabat PAN menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dalam menanggapi usulan kebijakan energi.
Penggunaan data impor BBM 20 persen menjadi acuan utama dalam menilai ketahanan energi nasional.
Menurut Bima, diversifikasi sumber energi dan peningkatan produksi dalam negeri menjadi prioritas jangka panjang.
Salea mengingatkan, kritik yang disampaikan JK diharapkan dapat mempercepat implementasi kebijakan yang lebih efisien.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan Prabowo akan menyambut masukan tersebut dengan terbuka.
Kematiannya Ahmad Zainuri juga menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan agenda politik PAN di Aceh.
Partai berkomitmen melanjutkan program pembangunan daerah yang telah dirintis oleh Zainuri.
Secara keseluruhan, PAN menegaskan posisi sebagai pihak yang mendukung dialog terbuka, berbasis data, dan kepedulian terhadap rakyat.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas politik dan ekonomi Indonesia ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan