Media Kampung – 01 April 2026 | Pada 31 Maret 2026, Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 0150/SK/DPP/VIII/2026 yang menetapkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur untuk masa jabatan 2026‑2031. Keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum H. Muhamad Mardiono dan Wakil Sekretaris Jenderal Jabbar Idris di Jakarta.

H. Arief Winarko, S.H. terpilih sebagai Ketua DPW PPP Jawa Timur, menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dinyatakan tidak berlaku. Posisi Sekretaris dipegang oleh M. Zainul Arifin, sementara Bendahara dijabat oleh Hj. Umil Sulistyoningsih.

Struktur baru juga mencakup beberapa wakil sekretaris, wakil bendahara, dan kepala bidang strategis seperti organisasi, kaderisasi, dakwah, politik, serta pemberdayaan masyarakat. Selain itu, dibentuk Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, dan Majelis Pakar untuk memperkuat kebijakan dan ideologi partai.

Drs. KH. Abdul Rokhim, S.H., M.H. ditunjuk Ketua Majelis Syariah, H. Rofik, S.H., M.H. memimpin Majelis Pertimbangan, dan Drs. H. RPA. Mujahid Anshori, M.Si. memegang kepemimpinan Majelis Pakar. Pembentukan majelis tersebut diharapkan dapat menambah kedalaman pertimbangan strategis dalam dinamika politik Jawa Timur.

M. Zainul Arifin, Sekretaris DPW, menyatakan bahwa penetapan kepengurusan baru menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai hingga tingkat DPC, PAC, dan ranting. Ia menekankan fokus pada penguatan struktur organisasi, kaderisasi, serta kerja politik yang lebih terukur dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Arief Winarko menegaskan komitmennya untuk menggerakkan mesin partai secara efektif, solid, dan responsif terhadap perubahan sosial‑politik di provinsi. “Target kami jelas, meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat posisi PPP dalam kontestasi politik ke depan,” ujarnya dalam pernyataan resmi pada Rabu 1 April 2026.

Dalam upaya memperluas basis elektoral, DPW PPP Jawa Timur menambah Wakil Ketua Bidang Pemenangan Daerah Pemilihan yang berasal dari berbagai wilayah. Penataan ini dimaksudkan untuk meningkatkan koordinasi kampanye dan penetrasi suara di tingkat daerah.

Achmad Afifudin Sahroni, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Mojokerto, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Arief Winarko. Ia menilai pengalaman Winarko memimpin PPP di Mojokerto menjadi modal kuat untuk mengelola partai di level provinsi.

Afif menambahkan, kedekatannya dengan Arief Winarko sebagai sesama anggota DPRD Mojokerto menambah keyakinan bahwa kepemimpinan baru akan membawa kemajuan bagi PPP. “Hal itu sudah terbukti saat beliau memimpin PPP di Mojokerto,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru yang resmi, PPP Jawa Timur berencana meluncurkan program-program konsolidasi organisasi, peningkatan kader, serta aksi politik yang berorientasi pada kebutuhan warga. Kepemimpinan Arief Winarko diharapkan memberikan arah yang lebih jelas bagi partai dalam menghadapi pemilu mendatang dan dinamika politik regional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.