Banyuwangi – Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Jember–Banyuwangi, tepatnya di Desa/Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, menyisakan puing-puing dan tumpahan solar yang sempat menghambat arus lalu lintas. Kondisi tersebut membuat permukaan jalan licin dan berpotensi membahayakan pengendara.

Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi langsung melakukan pembersihan di lokasi kejadian pada Kamis (22/1/2026).

Pembersihan dilakukan dengan menyemprot badan jalan menggunakan armada truk tangki air milik Damkarmat Banyuwangi. Proses ini berlangsung sejak sore hingga malam hari guna memastikan jalan kembali aman dilalui kendaraan.

Humas Damkarmat Banyuwangi, Kadhafi, mengatakan fokus utama pembersihan adalah material berbahaya yang tertinggal di lokasi kecelakaan.

“Kami membersihkan material yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan. Saat ini prosesnya masih berlangsung,” ujar Kadhafi saat dikonfirmasi sekitar pukul 18.10 WIB.

Menurut Kadhafi, material yang dibersihkan tidak hanya berupa sisa muatan kendaraan, tetapi juga tumpahan solar dan pecahan kaca yang berserakan di badan jalan.

“Banyak material yang harus dibersihkan, mulai dari tanah, solar, hingga serpihan kendaraan. Penyemprotan ini menjadi penanganan terakhir sebelum jalan benar-benar aman,” jelasnya.

Kondisi lalu lintas di lokasi kejadian disebut mulai kembali normal setelah sebelumnya sempat tersendat akibat proses evakuasi kendaraan dan korban kecelakaan.

“Situasi sudah relatif terkendali. Tinggal penyemprotan akhir sebelum lokasi dinyatakan aman sepenuhnya,” tambah Kadhafi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi sekitar pukul 13.15 WIB dan melibatkan dua truk serta satu mobil minibus. Insiden tersebut menyebabkan seorang sopir truk sirtu bernama Suhaili (62), warga Jalan Trunojoyo, Kecamatan Banyuwangi, meninggal dunia.

Kendaraan yang terlibat meliputi truk pengangkut pasir batu bernopol DK 8040 UY, truk bermuatan lonjoran besi bernopol P 9311 UR, serta mobil Daihatsu Xenia bernopol P 1471 YG. Seluruh kendaraan mengalami kerusakan berat akibat benturan.

Korban sempat terjepit di dalam kabin truk dan dievakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi.

Pihak kepolisian menyatakan kecelakaan bermula saat truk sirtu mengambil jalur berlawanan hingga menabrak truk bermuatan besi dan mobil penumpang. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan.

Pengendara diimbau tetap berhati-hati saat melintas di jalur Jember–Banyuwangi, khususnya di sekitar lokasi kejadian.