Media Kampung, Jember – Beasiswa yang diberikan oleh alumni Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember (UNEJ) tidak hanya membantu aspek biaya pendidikan, tetapi juga menginspirasi mahasiswa untuk meneruskan kebaikan kepada generasi berikutnya. Pada 29 September 2026, sebanyak 12 mahasiswa menerima berbagai bentuk bantuan mulai dari biaya kuliah, biaya hidup, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), transportasi, hingga tempat tinggal.
Dukungan Alumni sebagai Kunci Penyelesaian Pendidikan
Prof. Dr. drg. Sri Hernawati, M.Kes., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNEJ, menyatakan bahwa kontribusi alumni memainkan peran penting dalam memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan tanpa kendala finansial yang berat. Program beasiswa ini telah menjadi fokus FKG UNEJ sejak 2018, termasuk dukungan untuk mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang mengalami kesulitan dalam biaya hidup.
Membangun Ekosistem Kebaikan
Menurut Sri Hernawati, adanya bantuan dari alumni menciptakan ekosistem kebaikan yang berkelanjutan. Alumni yang pernah merasakan perjuangan sebagai mahasiswa kini kembali memberikan dukungan kepada mahasiswa baru dengan harapan kebaikan ini dapat diteruskan oleh penerima beasiswa di masa depan.
“Ketika kelak sudah lulus dan memiliki kemampuan, kami berharap mereka juga tergerak membantu mahasiswa lain. Jadi, kebaikan ini tidak berhenti pada satu generasi,” ujar Sri Hernawati.
Kontribusi dan Bentuk Bantuan Alumni
Kontribusi alumni untuk mendukung pendidikan mahasiswa FKG UNEJ mencapai sekitar Rp100 juta per tahun. Pada semester ini, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp55,5 juta, melanjutkan dukungan sebelumnya yang sebesar Rp97 juta.
Dekan FKG UNEJ, drg. Dwi Kartika Apriyono, M.Kes., Sp.OF (K), menambahkan bahwa selain dana, beberapa alumni juga memberikan bantuan berupa sepeda kayuh untuk menunjang aktivitas akademik mahasiswa sehari-hari. Bentuk bantuan ini menyesuaikan kebutuhan nyata mahasiswa.
Manfaat Bagi Mahasiswa Penerima
Salah satu penerima beasiswa, Caroline Tjandrawati, mahasiswa angkatan 2020, mengaku sangat terbantu dengan dukungan tersebut, terutama karena pendidikan profesi memerlukan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Bantuan beasiswa memungkinkan Caroline untuk lebih fokus menyelesaikan pendidikan tanpa terbebani masalah keuangan.
Caroline berharap setelah lulus, ia dapat memberikan bantuan serupa kepada mahasiswa lain, sehingga rantai kebaikan terus berlanjut.
Peran Alumni dalam Pendidikan Berkualitas dan Pembangunan Nasional
Dukungan alumni tidak hanya berdampak pada penyelesaian pendidikan mahasiswa secara individual, tetapi juga sejalan dengan upaya memperluas akses pendidikan berkualitas dan mendukung agenda pembangunan nasional. Kontribusi ini menjadi wujud nyata tanggung jawab bersama dalam keberhasilan pendidikan.












Tinggalkan Balasan