Media Kampung – 11 April 2026 | Dua santri SMA IT Annajiyah Boarding School Lubuk Linggau berhasil masuk Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) 2026.
SPAN PTKIN merupakan seleksi berbasis prestasi yang diselenggarakan Kementerian Agama untuk masuk ke perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di seluruh Indonesia.
Seleksi menilai nilai rapor, prestasi akademik, serta portofolio kegiatan yang telah diverifikasi secara nasional.
Tahun 2026 tercatat ratusan ribu pelamar bersaing untuk tempat terbatas di lebih dari tiga puluh PTKIN.
Dari kompetisi ketat tersebut, dua siswa Annajiyah berhasil menembus jalur prestasi.
Agil Dhaifullah diterima di Universitas Islam Negeri Fatmawati Soekarno Bengkulu (UINFAS Bengkulu) pada program Pendidikan Agama Islam (PAI).
Santi Puspita, siswi wanita, masuk ke program Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di UINFAS Bengkulu.
Penerimaan kedua siswa ini diumumkan pada Sabtu, 11 April 2026 oleh LINGGAUPOS.CO.ID.
Kepala Pondok Pesantren Annajiyah, H. Darussalam Malik, S.Pd.I M.AP, menyatakan kebanggaan atas capaian para santri.
“Alhamdulillah pondok kami sudah meluluskan dua orang anak dalam Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN 2026,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa tahun sebelumnya juga ada dua santri yang lolos melalui jalur yang sama, serta satu alumni yang diterima di Universitas Al‑Azhar Mesir.
Keberhasilan ini memperkuat reputasi Ponpes Annajiyah di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Petanang Ilir.
Sekolah menengah tersebut menekankan kurikulum terpadu antara ilmu agama dan umum, yang dianggap mendukung pencapaian nilai rapor tinggi.
Data resmi Kementerian Agama menunjukkan bahwa persentase penerimaan melalui jalur prestasi berkisar antara dua hingga tiga persen dari total pendaftar.
Jalur prestasi berdiri sejajar dengan jalur mandiri, SNBT, dan SNBP yang juga dibuka pada tahun 2026.
Mandiri menekankan tes akademik dan skor UTBK, sementara SNBT mengutamakan nilai rapor serta tes nasional.
Namun, SPAN PTKIN tetap menjadi pilihan utama bagi siswa berprestasi yang mengandalkan portofolio kegiatan ekstrakurikuler dan akademik.
Dengan dua lulusan baru, Annajiyah berharap dapat menambah jumlah alumni yang melanjutkan pendidikan di PTKIN dan meningkatkan kontribusi mereka pada dunia pendidikan Islam nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan