Media Kampung – 09 April 2026 | Pemerintah lewat Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan penambahan sesi UTBK 2026 hingga 2 Mei. Keputusan itu diambil setelah meninjau kebutuhan peserta dan kapasitas pusat ujian.

Awalnya LTMPT menjadwalkan 20 sesi ujian mulai 10 April hingga 30 April 2026. Namun, karena lonjakan pendaftar dan kendala teknis, pihak penyelenggara menambah dua sesi tambahan.

Total sesi kini menjadi 22, mencakup seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan permintaan tinggi. Penyesuaian ini diharapkan mengurangi antrean dan tekanan pada sistem online.

Setiap sesi memiliki batas maksimal 1.200 peserta per hari, dengan slot waktu pagi dan sore. Jadwal lengkap dapat diakses melalui portal resmi LTMPT.

Untuk memastikan kelancaran, LTMPT menambah tim teknis di pusat data dan meningkatkan bandwidth server. Langkah ini dimaksudkan menghindari gangguan yang pernah terjadi pada sesi sebelumnya.

Baca juga:

“Kami berkomitmen menyediakan sarana ujian yang adil dan dapat diakses oleh seluruh calon mahasiswa”, ujar Kepala Seksi Operasional LTMPT, Budi Santoso. Ia menekankan pentingnya kesiapan peserta dalam mengikuti jadwal baru.

Budi menambahkan bahwa peserta yang sudah terdaftar pada sesi awal tetap dapat mengikuti sesi yang telah dijadwalkan. Mereka yang belum memilih slot dapat memanfaatkan tambahan dua sesi tersebut.

Pihak LTMPT juga mengingatkan calon peserta untuk mengecek ulang data diri dan pilihan jurusan sebelum konfirmasi. Kesalahan data dapat berakibat pada pembatalan pendaftaran.

Bagi peserta yang mengalami kendala teknis, LTMPT menyediakan layanan bantuan 24 jam melalui call center dan email. Saluran ini diharapkan memberikan respons cepat dalam 48 jam.

Selain penambahan sesi, LTMPT mengumumkan revisi format soal pada tes Matematika dan Bahasa Inggris. Perubahan ini bertujuan menyesuaikan standar kompetensi yang terbaru.

Revisi tersebut meliputi pengurangan soal esai dan penambahan soal pilihan ganda dengan tingkat kesulitan berjenjang. Hal ini diharapkan memberi gambaran lebih akurat tentang kemampuan calon mahasiswa.

Para pengamat pendidikan menilai langkah perpanjangan sesi sebagai respons yang tepat terhadap peningkatan minat masuk perguruan tinggi. “Kenaikan jumlah pendaftar memang menuntut fleksibilitas jadwal”, kata Dr. Anita Rahma, dosen Fakultas Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.

Anita menilai bahwa penambahan sesi dapat menurunkan tingkat stres peserta yang biasanya muncul karena keterbatasan slot. Ia juga berharap LTMPT terus meningkatkan kualitas infrastruktur digital.

Baca juga:

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan tren peningkatan pendaftar UTBK sebesar 12% dibandingkan tahun 2025. Pertumbuhan ini dipicu oleh kebijakan pemerintah yang mendorong akses pendidikan tinggi.

Dengan 22 sesi, LTMPT menargetkan total kapasitas mencapai 26.400 pendaftar per hari ujian. Angka ini lebih tinggi dibandingkan kapasitas tahun lalu yang hanya 22.800 pendaftar.

Universitas negeri dan swasta di seluruh Indonesia sudah menyiapkan program beasiswa khusus bagi lulusan UTBK 2026. Beberapa institusi menekankan pentingnya nilai tinggi untuk mendapatkan bantuan finansial.

Mahasiswa calon penerima beasiswa diharapkan memanfaatkan tambahan sesi untuk meningkatkan peluang nilai maksimal. Strategi ini dapat memengaruhi pemilihan jurusan di kemudian hari.

Pemerintah menegaskan bahwa semua sesi akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Penggunaan masker dan pemeriksaan suhu tubuh tetap menjadi syarat masuk ruang ujian.

LTMPT juga mengingatkan peserta untuk membawa identitas resmi dan kartu ujian yang sudah dicetak. Kegagalan membawa dokumen dapat mengakibatkan penolakan masuk ruang ujian.

Bagi yang tidak dapat hadir pada tanggal yang dijadwalkan, LTMPT menyediakan opsi penggantian sesi dengan biaya administrasi tertentu. Kebijakan ini berlaku untuk semua peserta yang terdaftar.

Secara keseluruhan, perpanjangan sesi UTBK 2026 hingga 2 Mei diharapkan memberikan ruang lebih bagi ribuan calon mahasiswa. Kebijakan ini mencerminkan komitmen lembaga untuk menyesuaikan layanan dengan permintaan publik.

Baca juga:

Dengan jadwal yang diperpanjang, calon mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal dan mengoptimalkan peluang masuk perguruan tinggi pilihan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.