Media Kampung, Palembang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang menyebabkan munculnya kabut asap yang cukup tebal. Pada Senin, 5 Oktober 2026, sebanyak 16 penerbangan domestik dan dua penerbangan internasional mengalami keterlambatan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Keterlambatan ini disebabkan oleh jarak pandang yang menurun drastis hingga 200 meter. Sebelumnya, pada Minggu, 4 Oktober, sebanyak 29 penerbangan domestik dan dua penerbangan internasional juga mengalami keterlambatan akibat kabut asap yang sama.

Penerbangan terpengaruh termasuk pesawat komersial Airbus A320-214 milik maskapai penerbangan Citilink yang lepas landas pada hari yang sama. Para penumpang terpaksa menunggu lebih lama di bandara akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Situasi ini menunjukkan dampak serius dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di daerah tersebut, yang tidak hanya mengganggu penerbangan tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan masyarakat dan aktivitas sehari-hari lainnya.